‎Kekerasan oleh Mantan Suami, Warga Tenjojaya Alami Penganiayaan Berat‎

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Seorang perempuan bernama Anggi (31), warga Kampung Lewi Lieur, RT 01 RW 10, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengalami kekerasan fisik berat yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya, Iwa Ramdhani. Kejadian memilukan ini terjadi pada Jumat (11/7/2025) sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Babakan, Parakan 5, Kecamatan Cikembar.

‎Menurut kesaksian korban, insiden bermula saat dirinya pulang berobat dan melihat pelaku sedang berada di depan rumah. Pelaku yang diketahui sering mengonsumsi obat-obatan seperti tramadol, eksimer, dan reklona, diduga sedang berada di bawah pengaruh zat tersebut.

‎“Saat itu ada tetangga yang lewat dan meludah. Dia (pelaku) merasa diludahi dan langsung masuk ke dalam rumahnya, katanya mau ambil golok dan celurit,” ungkap Anggi saat diwawancarai.

‎Korban yang mencoba menenangkan pelaku justru mendapatkan serangan. Ia mengaku dipukul berkali-kali, dijambak, dicekik, ditendang, dan dikurung di dalam kamar hingga tidak diperbolehkan keluar.

‎“Saya sempat melawan dan bilang kalau kekerasan itu ada hukumannya, tapi dia malah marah dan bilang kalau saya ikut campur, saya juga akan dihajar,” lanjut Anggi. Senin (14 Juli 2025)

‎Tak hanya itu, pelaku juga mengancam akan membunuh korban jika mencoba keluar atau melapor. Dalam kondisi terkurung dan ketakutan, korban akhirnya berhasil menghubungi layanan darurat 110 dan diarahkan untuk melapor ke Polsek Cikembar.

‎“Setelah saya menghubungi polisi, saya dijemput dan membuat laporan ke Polres Sukabumi yang ada di Pelabuhan Ratu. Malam itu juga saya divisum di Rumah Sakit Pelabuhan Ratu,” terang korban.

‎Hasil visum hingga saat ini masih dalam proses dan diperkirakan keluar dalam tiga hari. Sementara itu, luka terparah yang diderita korban berada di area mata, leher, serta kepala akibat pukulan dan jambakan yang berulang kali dilakukan oleh pelaku.

‎Anggi berharap pihak kepolisian segera memproses kasus ini secara hukum dan mengamankan pelaku agar tidak terjadi lagi kekerasan serupa. Ia juga mengeluhkan karena pada saat kejadian, justru dirinya yang diamankan lebih dahulu daripada pelaku.

‎“Saya kerja di PT GSI Cikembar, dan pelaku juga orang situ. Saya khawatir kalau nanti saya sedang bekerja, pelaku bisa muncul lagi dan melakukan kekerasan yang sama,” tutupnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas laporan kekerasan dalam rumah tangga tersebut.


Baca Juga :  “Sing Nyaah Ka Sukabumi, Gerak Nyaah Ka Rahayat: Touring Ngabumi 4 Menuju Sukabumi Barokah”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎BANJIR AKIBAT CUACA EKSTREM RENDAM 10 HEKTAR SAWAH DI CIBADAK‎

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru