JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Arus kendaraan saat mudik dan libur akhir pekan di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terpantau mengalami kepadatan signifikan. Ribuan kendaraan dari arah Sukabumi dan Pelabuhan Ratu menuju Bogor memadati ruas jalan, Sabtu 28-03-2026, pemberlakuan sistem one way ya untuk mengurangi kemacetan
Kemacetan panjang tak hanya terjadi menuju arah Bogor, namun juga sebaliknya. Pada Sabtu malam Minggu, arus kendaraan menuju kawasan wisata Pelabuhan Ratu melalui jalur Cikidang terpantau ramai dan padat merayap.
Dampak kepadatan ini turut berimbas pada aktivitas transportasi umum. Diketahui, angkutan kota (angkot) di sejumlah trayek untuk sementara dikompensasi dan tidak beroperasi pada hari berikutnya guna mengurangi beban lalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang sopir angkutan dari Pelabuhan Ratu, Tomi, mengaku harus menempuh waktu hingga 3,5 jam hanya untuk mencapai simpang Cibadak saat hendak menuju Bogor.
“Dari Pelabuhan Ratu hampir tiga setengah jam baru sampai simpang Cibadak, padahal biasanya tidak selama itu,” ungkapnya.
Sementara itu, warga Pamuruyan yang turut membantu mengatur lalu lintas secara swadaya, Ade Rusmana, mengatakan kondisi arus kendaraan masih padat dan bergerak lambat dari kedua arah.
“Masih macet dan merayap, baik ke arah Bogor maupun ke Pelabuhan Ratu lewat Cikidang. Kami bantu mengatur jalan, kalau ada yang memberi ya kami terima, tapi tidak memaksa,” ujarnya.
Keluhan juga datang dari wisatawan yang hendak kembali ke Bogor. Hilham mengaku berangkat dari kawasan Pelabuhan Ratu sejak pukul 15.00 WIB, namun perjalanan terhambat akibat hujan dan tingginya volume kendaraan.
“Dari jam tiga sore mau ke Bogor, hujan juga jadi kendala, jadi makin lama di jalan,” katanya.
Kepadatan arus lalu lintas ini diperkirakan masih akan terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur dan arus balik. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari puncak kemacetan.















