Partai Politik di Depok Bentuk Koalisi Sama Sama, Buka Peluang Kerjasama selain dengan Golkar

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus saat menandatangani deklarasi Koalisi SS di Margo Hotel.(ist)

Ketua DPC Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus saat menandatangani deklarasi Koalisi SS di Margo Hotel.(ist)

JABARINSIDE.COM, Depok | Sejumlah partai politik mengumumkan pembentukan aliansi yang diberi nama Koalisi Sama Sama (SS) dalam suatu deklarasi yang diselenggarakan di Margo Hotel, Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada Rabu (8/5). Koalisi ini terdiri dari berbagai partai, termasuk Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Baca Juga :  ‎Dinas PU Kabupaten Sukabumi Gelar Sertijab, Kadis Baru Fokus pada Kinerja dan Transparansi Anggaran

Dalam keterangannya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus, menjelaskan posisi Koalisi SS mengenai pembentukannya dan hubungan dengan partai lain. Menurut Sitorus, Koalisi SS tidak akan menerima Partai Golkar sebagai anggota koalisi karena ketidakhadiran mereka dalam deklarasi dan karena Golkar dianggap memiliki komunikasi yang lebih intens dengan partai lain yang menjadi potensi rival.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polres Sukabumi Siap Amankan Kegiatan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Jawa Barat

“Kita tidak ingin berkoalisi dengan partai yang tidak ikut deklarasi koalisi (SS) hari ini,” ujar Edi Sitorus mengenai posisi mereka terhadap Partai Golkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Edi Sitorus menekankan bahwa Koalisi SS masih membuka peluang bagi partai lain yang bersedia bergabung. “Kita membuka pintu kepada partai siapapun,” lanjutnya, menunjukkan sikap Koalisi SS yang inklusif terhadap partai politik lain di luar Golkar, asalkan mereka bersedia untuk bergabung dan mendukung prinsip-prinsip yang diusung oleh koalisi.

Baca Juga :  ‎Gema Sholawat dan Santunan Anak Yatim Meriahkan Tahun Baru Islam di Sukamulya‎

Deklarasi ini menandai langkah baru dalam dinamika politik di Indonesia, dan bisa menjadikan Koalisi SS sebagai blok pengaruh yang signifikan dalam konteks kebijakan dan pemilihan umum yang akan datang.(wld)

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru