Peluncuran Pilgub Jabar 2024: Mengedukasi Masyarakat dalam Budaya Demokrasi

Kamis, 23 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPUD Provinsi Jawa Barat.(ist)

Kantor KPUD Provinsi Jawa Barat.(ist)

JABARINSIDE.COM, Bandung | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengumumkan kesiapannya untuk menggelar acara peluncuran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024 pada Senin, 27 Mei, di Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Hedi Ardia, menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda pemilu atau pemerintah belaka, tetapi merupakan hak konstitusional seluruh warga. “Peluncuran ini merupakan langkah awal penting dalam proses pemilihan yang akan menentukan pemimpin Jawa Barat selanjutnya,” ujar Hedi di Bandung.

Baca Juga :  Galang Dana Aksi Peduli Sosial oleh Mahasiswa Universitas Terbuka Bagi Korban Terdampak Bencana Sukabumi

Tema yang diusung dalam Pilgub Jabar 2024 adalah “Pilgub Jabar 2024 sebagai Inisiasi Budaya Demokrasi”. Hedi menjelaskan, tema ini dipilih untuk merevitalisasi nilai-nilai budaya yang kompatibel dengan demokrasi, seperti silih asah, silih asih, dan silih asuh, yang penting dalam menghargai hak orang lain. “Acara ini diharapkan menjadi ajang edukasi dan partisipasi yang berdampak positif bagi penguatan sistem demokrasi di Jawa Barat,” tambahnya.

Selain itu, acara peluncuran juga akan mengintegrasikan unsur-unsur budaya Jawa Barat, serta memperkenalkan maskot dan jingle Pilgub Jabar 2024. Maskot yang akan diperkenalkan adalah dua maung (harimau) yang diberi nama Sili dan Wangi, terinspirasi dari nama Siliwangi yang merupakan simbol kepemimpinan dan kearifan lokal.

Baca Juga :  ‎Diduga Ada Intervensi dan Intimidasi, Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Sukabumi Tertekan

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendidik masyarakat tentang proses demokrasi, tetapi juga memotivasi partisipasi aktif dalam pemilihan yang tidak hanya sekedar memilih pemimpin, tapi juga sebagai peluang penting untuk berkontribusi dalam pembuatan kebijakan di daerah.(wld)

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru