PT KAI Daop 2 Bandung Imbau Penumpang Datang Lebih Awal Antisipasi Kemacetan Akibat Final Liga Indonesia

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi Stasiun KAI

Illustrasi Stasiun KAI

JABARINSIDE.COM, Bandung | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengeluarkan imbauan kepada semua penumpang agar berangkat lebih awal ke stasiun pada Jumat, 31 Mei 2024. Hal ini sebagai antisipasi kemacetan yang mungkin terjadi karena adanya pertandingan Final Leg 2 Liga Indonesia antara Madura FC dan Persib Bandung serta kegiatan penyambutan Tim Persib Bandung pasca pertandingan.

Ayep Hanapi, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, mengatakan bahwa kemacetan diperkirakan terjadi di beberapa titik utama di Kota Bandung. “Kami meminta para pelanggan untuk mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun dan menghindari jalur yang berpotensi mengalami kemacetan,” ujar Ayep saat diwawancarai di Bandung, Kamis.

Baca Juga :  ‎Tabrakan Beruntun Libatkan 8 Kendaraan di Dekat Jembatan Pamuruyan, Sukabumi

Lebih lanjut, Ayep menyarankan para penumpang untuk mengatur keberangkatan dari kediaman ke stasiun lebih awal. “Diperkirakan akan terjadi kemacetan di beberapa titik kumpul Bobotoh, khususnya pada Jumat, 31 Mei 2024 mulai pukul 20.30 WIB hingga 24.00 WIB, dan Sabtu, 1 Juni 2024 dari pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB,” tambahnya.

Rute yang diprediksi akan mengalami kemacetan pada 31 Mei mencakup Jalan Djunjunan Pasteur, Fly Over Mochtar Kusuma Atmaja (Pasupati), seputar Simpang Dago, Lapang Gasibu, sepanjang Jalan IR.H. Juanda, Jalan Merdeka, Jalan Riau, Jalan Sulanjana, dan Jalan Asia Afrika. Sementara pada 1 Juni, kemacetan diperkirakan akan terjadi di sekitar Gerbang Tol Pasteur, Jalan Djunjunan, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Pajajaran, Jalan Wastukencana, Jalan Riau, Jalan Banda, dan sekitar Gedung Sate.

Baca Juga :  ‎Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi Dukung Kepengurusan Baru FKUB, Harap Tingkatkan Kerukunan Antarumat Beragama‎

PT KAI Daop 2 Bandung berharap dengan perencanaan yang matang, para penumpang dapat sampai ke tujuan tanpa terkendala oleh kemacetan yang timbul karena kegiatan tersebut. Ayep mengimbau masyarakat untuk memonitor kondisi lalu lintas melalui berbagai platform informasi dan memilih rute alternatif jika memungkinkan.(wld)

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru