Polisi Lempar Helm Hingga Pelajar Koma, Polda Banten Sebut Refleks tapi CCTV Jadi Sorotan

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Kasus dugaan penganiayaan oleh oknum polisi kembali menyita perhatian publik. Seorang pelajar SMK berinisial VAC (16) di Kota Serang, Banten, dilaporkan koma setelah terjatuh dari sepeda motor usai diduga terkena lemparan helm oleh anggota polisi saat razia balap liar, Minggu (24/8/2025) dini hari.

Menurut laporan Liputan6, korban mengalami luka serius pada bagian kepala hingga retak di tempurung dan saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU RSUD Banten. “Korban jatuh tanpa mengenakan helm, sehingga mengalami cedera parah di kepala dan wajah,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Hamam Wahyudi.

Baca Juga :  Tiga Longsor Terjadi di Sukabumi, Akses Jalan Desa Terganggu

Polda Banten membenarkan bahwa ada aksi pelemparan helm yang dilakukan oleh Bripda MA, anggota Ditsamapta. Namun, pihak kepolisian menegaskan tindakan itu dilakukan secara refleks. “Saat itu anggota kaget karena korban melaju ke arahnya tanpa lampu, lalu secara spontan melempar helm yang dipakainya,” jelas Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Gatot Mangkurat, dikutip dari Suara.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, rekaman CCTV yang beredar memunculkan tanda tanya. Dalam rekaman tersebut, terlihat Bripda MA seolah mengambil ancang-ancang sebelum melempar helm. Namun, tidak ada rekaman langsung pada saat kontak helm mengenai korban karena posisi korban terjatuh berada di luar jangkauan kamera. Fakta ini diungkap dalam laporan Suara Banten.

Baca Juga :  Wartawan di Sukabumi Diintimidasi Dua Oknum Sekuriti, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Pihak keluarga korban tidak menerima alasan polisi yang menyebut tindakan itu sekadar refleks. Ayah korban menduga ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. “Kalau benar hanya kecelakaan, kenapa sampai anak saya koma dengan tengkorak pecah?” ujarnya seperti dikutip dari Suara.com.

Insiden ini berawal dari patroli Tim Maung Presisi Polda Banten yang membubarkan balap liar di kawasan KP3B Serang pada Minggu dini hari. Korban diketahui mengendarai motor dengan knalpot brong, lampu dimatikan, dan tanpa helm. Saat melintas di depan petugas, motor korban menabrak pembatas dan terjatuh hingga terseret beberapa meter.

Baca Juga :  Air Mata Haru Pecah, 14 Santri Tahfidz Dihadiahi Umrah oleh KH Encep di Wisuda Akbar Maskanul Huffadz

Kasus ini kini dalam penanganan Propam Polda Banten. “Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap anggota yang bersangkutan, baik secara etik maupun disiplin,” tegas Kombes Gatot.

Peristiwa tersebut menuai kecaman publik karena menambah daftar panjang dugaan kekerasan aparat terhadap masyarakat sipil.

sumber: liputan6

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru