Adanya Pungli Di Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Duga Di Lakukan Oleh Oknum Kasipem 

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi Reaksinews.com-Dalam pelayanan publik, Pungutan liar (Pungli) sebagai suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang (Pelaksana Pelayanan Publik) dengan cara meminta pembayaran uang yang tidak sesuai atau tidak ada aturan atas layanan yang diberikan kepada warga masyarakat Seperti yang yang di lakukan Oknum pegawai desa sirnasari kecamatan pabuaran  yang di duga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap salah satu warga kp darmawangi 2 terkait bantuan untuk pembuat KTP, KK dan Akte Lahir dengan dimintai biaya sebesar  Rp.500 .000 ( lima ratus ribuRupiah)

Baca Juga :  Komisi I DPRD Sukabumi Lanjutkan Pengawasan IPAT di Cikembar, Temukan Kendala Administrasi Perizinan

Berdasarkan informasi dari salah satu warga yang tidak di mau di sebutkan namanya  bahwa pungli yang di lakukan oleh salah seorang oknum pegawai desa tersebut kerap kali terjadi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pelayanan dengan memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi dan mendapatkan ke untungan dari jabatan sebagai kasipem di desa warnasari,”ungkapnya

Baca Juga :  Digelar Serentak Secara Nasional, Polres Metro Tangerang Gelar Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Baksos Bhayangkari 2025

Dari hasil impormasi warga tersebut kami awak media pun menghubungi kepala desa melalui sambungan telepon untuk kompirmasi “menurut kades
bahwa di desa sirnasari tidak pernah  memungut biaya kepada waraga masyarakat saat mereka membutuhkan bantuan, pelayanan apapun (alias gratis),  “kami hanya membuatkan surat pengantar saja dan selanjutnya silahkan masyarakat itu sendiri yang membuatnya ke kantor Disdukcapil atau kantor kcd terdekat ,adapun terkait dengan adanya dugaan  pungli yang di lakukan oleh oknum pegawai desa, silahkan di konfirmasi saja langsung kepada  orang yang bersangkutan,”Tegasnya

Selanjutnya  awak media menghubungi  oknum tersebut untuk dapat kebenran dan memberikan Klarifikasi, tapi nomor wartawan tersebut langsung di blok oleh oknum kasipem dan sampai saat ini no tlp nya tidak aktif sehingga sulit untuk di hubungi.

RR

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru