‎Warga Pantai Wisata Citeupus Desak Pemerintah Tegas ke PT Pasifik Budaya Pariwisata: “Kami Sudah Terlalu Lama Menunggu Janji!”

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABARINSIDE.COM | Kekecewaan mendalam dirasakan warga Kampung Pantai Wisata, RT 04/03, Desa Citeupus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terhadap pihak pengembang PT Pasifik Budaya Pariwisata (PBP). Pasalnya, hingga kini janji relokasi tempat usaha bagi warga terdampak proyek wisata belum juga terealisasi.

‎Ketua perwakilan warga, Herianto (46), dengan nada tegas menyatakan bahwa masyarakat merasa terlantar dan ditelantarkan.

‎ “Kami sudah terlalu lama menunggu janji manis dari pihak pengembang. Katanya akan menyediakan tempat usaha yang layak, tapi sampai hari ini, Selasa 21 Oktober 2025, tak ada kejelasan sedikit pun,” ujar Herianto kepada Jabarinside.com.

Baca Juga :  ‎Desa Sekarwangi Salurkan Bansos Beras 20 Kg untuk 965 Keluarga Penerima‎

‎Menurutnya, dampak sosial akibat penggusuran pada 5 Februari 2025 masih membekas kuat di hati masyarakat. Banyak warga yang kehilangan mata pencaharian dan kini hidup dalam kesulitan.

‎ “Ada warga yang sampai kesulitan makan, sementara proyek hotel dan bangunan megah terus dikebut di Karang Naya, Desa Cikakak. Ini sangat ironis,” tambahnya.

‎Herianto juga menyoroti lemahnya peran pemerintah daerah yang seolah tutup mata terhadap penderitaan rakyat.

‎ “Kami merasa tidak ada pembelaan dari pemerintah Kabupaten Sukabumi. Padahal relokasi kios itu dulu adalah cendera mata dari Bapak Bupati terdahulu, Marwan Hamami. Sekarang malah kami seperti tidak dianggap,” tegasnya.

Baca Juga :  JADI INSPEKTUR UPACARA, BUPATI MARWAN MEMOHON MAAF ATAS KEKURANGAN DAN KEKHILAFAN SELAMA MEMIMPIN


‎Ia meminta Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung memfasilitasi pertemuan antara warga dengan direktur PT PBP, Mr. Robbin, agar persoalan ini segera diselesaikan secara adil.

‎ “Kami ingin pemerintah bersikap tegas. Jangan biarkan perusahaan asing asal Tiongkok itu semena-mena terhadap warga Indonesia. Ini bukan hanya soal tempat usaha, tapi soal hak asasi manusia,” ujarnya penuh emosi.

‎Warga juga menuntut agar pemerintah menghentikan sementara pembangunan proyek PT PBP sebelum perusahaan menunaikan janjinya kepada masyarakat terdampak.

‎“Kalau sampai diabaikan, kami siap turun ke jalan lagi memperjuangkan hak-hak kami!” tegas Herianto menutup pernyataannya.

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru