‎KTP WNA Israel Beralamat di Cianjur Dipastikan Palsu, Kemendagri dan Pemda Tegaskan Tak Terdaftar di Sistem Resmi

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM |Cianjur – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama warga negara asing (WNA) asal Israel yang mencantumkan alamat di Kabupaten Cianjur adalah dokumen palsu.

‎Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menjelaskan bahwa hasil penelusuran pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tidak menemukan data atas nama yang tercantum dalam KTP tersebut. Pemeriksaan lanjutan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Cianjur juga menunjukkan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan chip elektronik pada kartu itu tidak terbaca.

‎“Berdasarkan hasil verifikasi di sistem SIAK nasional dan pemeriksaan langsung di lapangan, dokumen tersebut tidak terdaftar dan bukan produk resmi Dukcapil. Dengan demikian, dapat dipastikan KTP itu palsu,” tegas Teguh, dikutip dari Pakuwon Channel, Senin (27/10/2025).

‎Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdinan, turut membenarkan bahwa kartu identitas yang mencantumkan alamat di wilayahnya tersebut bukan diterbitkan oleh pemerintah daerah. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

‎Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Gubernur KDM, yang setelah berkoordinasi dengan Pemda Cianjur, menyimpulkan bahwa dokumen itu bukan dokumen resmi. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi kependudukan tanpa melalui kanal verifikasi resmi pemerintah.

‎“Masyarakat diimbau selalu mengecek kebenaran data melalui kanal resmi Dukcapil, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.

‎Diketahui, KTP yang sempat viral di media sosial tersebut memuat identitas atas nama Aron Geller, warga negara Israel, dengan alamat Kampung Pasir Hayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Dokumen itu mencantumkan tahun pembuatan 2023, dan mulai ramai diperbincangkan publik sejak Juli 2025.

Baca Juga :  ‎Tanah Longsor dan Banjir Terjang Beberapa Wilayah Sukabumi, BPBD Lakukan Pemantauan Intensif‎

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru