Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Diduga Berasal dari Bahan Kimia Praktikum

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Jakarta — Suasana SMA Negeri 72 Jakarta mendadak gempar pada Jumat (7/11/2025) pagi setelah terdengar suara ledakan dari salah satu ruang laboratorium. Insiden tersebut membuat sejumlah siswa panik dan berhamburan keluar dari gedung sekolah.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, ledakan diduga berasal dari bahan kimia yang digunakan dalam kegiatan praktikum. Beberapa siswa yang sedang berada di sekitar ruangan dilaporkan mengalami luka ringan akibat serpihan kaca.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak Jadi Pembina Upacara di SDN 5 Cibadak

Kepala SMA Negeri 72 Jakarta, Sri Wahyuni, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, ada ledakan kecil di ruang laboratorium kimia sekitar pukul 09.15 WIB. Saat ini situasi sudah terkendali, dan seluruh siswa telah dievakuasi ke area yang aman,” ujarnya kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak sekolah segera berkoordinasi dengan Polsek Ciracas dan tim Damkar Jakarta Timur untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Petugas kepolisian pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut.

Baca Juga :  ‎Polsek Cibadak Ringkus Pelaku Pembacokan di Depan Planet Ban Karangtengah‎

Sementara itu, salah seorang siswa yang enggan disebut namanya mengatakan, sebelum ledakan terjadi, mereka tengah melakukan percobaan dengan beberapa bahan kimia cair. “Tiba-tiba saja bunyi keras, terus kaca jendela pecah. Kami langsung keluar semua,” katanya.

Baca Juga :  ‎Jembatan di Desa Sukaresmi Ambruk Diterjang Hujan Deras, Akses Warga Cisaat Terputus

Kapolsek Ciracas AKP Arif Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim laboratorium forensik. “Belum bisa disimpulkan penyebabnya, tapi sementara ini tidak ditemukan unsur sabotase. Dugaan awal murni karena reaksi bahan kimia dalam kegiatan praktikum,” jelasnya.

Hingga siang hari, area laboratorium masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Aktivitas belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke ruang kelas lain.

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru