Dua Pemancing Hilang Terseret Ombak Besar di Pantai Cikeueus, Ciemas Sukabumi

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Dua warga dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar saat memancing di kawasan Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/11/2025) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di wilayah perairan Teluk Palabuhanratu, tepatnya pada koordinat 07.30.89 LS – 106.49.98 BT.

Kedua korban diketahui sedang memancing di area bebatuan ketika ombak besar tiba-tiba datang dan menghantam posisi mereka hingga terseret ke laut. Hingga pukul 13.30 WIB, kedua korban masih dalam pencarian.

Baca Juga :  ‎Warga Sungapan Korban Bencana Masih Tinggal Menumpang, Harapkan Janji Hunian Baru Segera Direalisasikan

Identitas Korban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Ujang Agus

Lahir: Sukabumi, 17 Maret 1985

Jenis Kelamin: Laki-laki

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan Bank BRI

Alamat: Kp. Babadan RT 001 RW 011, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi

Ciri-ciri: Memakai kaos panjang hitam dan celana panjang hitam

Status: Belum ditemukan

Baca Juga :  ‎Pengobatan Gratis di Kota Sukabumi, dr Ribka Tjiptaning Tegaskan Hak Kesehatan untuk Semua Warga

2. Deni Setiawan

Umur: 35 tahun

Jenis Kelamin: Laki-laki

Agama: Islam

Pekerjaan: Buruh

Alamat: Jl. Otista RT 03 RW 05, Kelurahan Cidadap, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi

Ciri-ciri: Mengenakan kaos biru bermotif lengan panjang dan celana panjang hitam dan belum di temukan

Menurut informasi awal, kedua korban sedang memancing di bebatuan Pantai Cikeueus saat ombak besar tiba-tiba datang. Gelombang kuat langsung menyapu keduanya hingga terjatuh dan hilang terseret arus.

Baca Juga :  Polairud Polres Sukabumi Berhasil Selamatkan Wisatawan Tenggelam di Citepus

Cuaca di perairan Teluk Palabuhanratu sejak pagi dilaporkan sedang tidak bersahabat, dengan gelombang tinggi yang menjadi tantangan bagi proses pencarian.

Hingga siang hari, tim gabungan dari unsur SAR, relawan, dan masyarakat masih berupaya menyisir lokasi kejadian. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

Hingga ramai di  sosial media video berduras 1 menit 19 detik dengan terlihat kedua korban diseret ombak.

Berita Terkait

Bupati Tegaskan Dinas PU Harus Aktif dan Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur
Perkembangan Budidaya Ikan Nila di Kolam Bioplok BUMDes Bantaragung Tunjukkan Hasil Positif
‎Tertibkan PKL di Kawasan Stasiun Cibadak, Petugas Amankan Pedagang yang Gunakan Bahu Jalan
Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi
‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎
Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
Berita ini 300 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:52 WIB

Bupati Tegaskan Dinas PU Harus Aktif dan Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur

Rabu, 1 April 2026 - 18:28 WIB

Perkembangan Budidaya Ikan Nila di Kolam Bioplok BUMDes Bantaragung Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

‎Tertibkan PKL di Kawasan Stasiun Cibadak, Petugas Amankan Pedagang yang Gunakan Bahu Jalan

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Berita Terbaru