Dua Kejadian Bencana Alam Terjadi di Sukabumi, Satu Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan dua kejadian bencana alam pada Rabu (19/11/2025). Kejadian tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dalam laporan resmi yang disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 03.10 WIB berupa pohon tumbang di Jalan Ahmad Sausi RT 003, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat. Pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup akses jalan. Diduga, kejadian tersebut terjadi akibat kondisi akar pohon yang telah lapuk. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  ‎PEMERINTAH DESA SUKAMULYA BENTUK PENGURUS BARU BUMDES MELALUI MUSYAWARAH DESA

Peristiwa kedua terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Pasir Angin RT 014/ RW 004 Desa Mekarjaya, Kecamatan Caringin. Satu unit rumah milik Ibu Rosita ambruk akibat hujan deras yang terjadi dalam durasi cukup lama. Akibatnya, satu kepala keluarga dengan tujuh jiwa harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Sukabumi juga melaporkan kondisi cuaca terkini berada dalam kondisi berawan dengan suhu udara 26°C, kelembaban 78%, kecepatan angin 9 km/jam dengan arah Barat Daya.

Selain itu, tim BPBD terus melakukan pemantauan wilayah melalui grup informasi kecamatan, media sosial, radio Ratel, serta penggunaan aplikasi kebencanaan seperti InaRisk, InaSafe, InaWare, dan sistem WRS New Gen dari BMKG.

Baca Juga :  Buron 3 Bulan, DPO Kasus Penganiayaan Perias Pengantin di Sukabumi Ditangkap Polisi

Adapun personel dan peralatan siaga yang dikerahkan BPBD meliputi satu unit mobil tanggap darurat, satu unit chainsaw, dan satu unit alkon/pompa air.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang, terutama saat curah hujan tinggi.

Untuk layanan darurat dan informasi kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kabupaten Sukabumi melalui nomor (0266) 6328238 atau WhatsApp layanan cepat 0822-4614-5371

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru