JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dalam rangka mengisi momentum penuh berkah di bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan rangkaian kegiatan bertajuk “The Most KUA Move Sakinah Maslahat.”
Program ini difokuskan pada penguatan nilai-nilai keluarga guna mendorong terbentuknya keluarga yang sakinah dan maslahat di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi langkah inovatif KUA Cikembar dalam mendekatkan pelayanan sekaligus edukasi keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam aspek ketahanan dan pembinaan keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala KUA Kecamatan Cikembar, H. Nandang Supriatna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kementerian Agama yang mulai diluncurkan pada awal tahun 2026.
“Kami dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Cikembar mengadakan beberapa rangkaian kegiatan. Salah satunya adalah Demos KUA atau Move Sakinah Maslahat yang merupakan program unggulan Kementerian Agama,” ujarnya.

Menurutnya, program ini bertujuan mentransformasi KUA menjadi pusat layanan keagamaan yang lebih proaktif di tengah masyarakat. Fokus utamanya adalah pembinaan keluarga sakinah melalui bimbingan pranikah mandiri, penguatan nilai-nilai agama, serta edukasi bagi masyarakat menjelang Ramadan.
Ia menjelaskan, konsep Move Sakinah Maslahat menempatkan KUA tidak hanya sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pendampingan keluarga berkualitas.
“Ini merupakan bukti aksi nyata kami. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi bimbingan perkawinan pranikah mandiri bagi calon pengantin, termasuk edukasi kepada remaja atau usia yang belum memasuki usia nikah,” jelasnya.
Program ini juga bertujuan untuk menekan angka perceraian serta mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui penguatan pemahaman nilai agama dan kesiapan membangun keluarga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak awal Ramadan hingga sekitar satu minggu sebelum berakhirnya bulan Ramadan. Dalam pelaksanaannya, KUA Cikembar membagi pegawai menjadi tiga tim.
“Jumlah pegawai kami sekitar 17 orang. Kami bagi menjadi tiga tim, masing-masing sekitar lima orang, dengan jadwal kegiatan yang berbeda-beda,” katanya.
Sasaran kegiatan tidak hanya menyasar majelis taklim, tetapi juga berbagai satuan pendidikan melalui kegiatan pesantren kilat (sanlat). Para pegawai KUA turut mengisi materi keagamaan di berbagai sekolah dan madrasah mulai dari tingkat SMP hingga SMA di wilayah Kecamatan Cikembar.
“Hampir setiap madrasah atau sekolah di Cikembar kami datangi untuk mengisi kegiatan sanlat. Mudah-mudahan ini menjadi upaya dan ikhtiar kami dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat selama Ramadan,” tambahnya.
Selain program pembinaan keluarga, KUA Cikembar juga akan membuka Posko Masjid Ramah Pemudik yang dijadwalkan diluncurkan pada Jumat, 14 Maret 2026.
Program ini merupakan tahun kedua KUA Cikembar ditunjuk oleh Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi untuk menyediakan layanan bagi para pemudik.
Jika pada tahun sebelumnya posko dibuka di Masjid Ruliman, tahun ini posko akan ditempatkan di Masjid Abdullah bin Mas’ud yang berlokasi di Jalan Pelabuhan II, salah satu jalur protokol di wilayah tersebut.
“Tujuan posko ini agar para pemudik yang merasa lelah, mengantuk, atau capek saat perjalanan bisa beristirahat di sana. Petugas kami akan berjaga untuk melayani masyarakat,” ungkap Nandang.
Selain menyediakan tempat istirahat, pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) juga telah menyiapkan layanan tambahan berupa pembagian takjil bagi para pemudik yang singgah menjelang waktu berbuka puasa.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai pusat pelayanan keagamaan yang aktif dan solutif di tengah masyarakat.















