JABARINSIDE.COM | Sebagai wujud kepedulian sosial dan pelaksanaan kewajiban agama, Pondok Modern Assalam Putri yang berlokasi di Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan penyaluran zakat kepada warga masyarakat yang berhak menerima (mustahik) di lingkungan sekitar pondok.
Kegiatan rutin tahunan ini menjadi momentum penting bagi lembaga pendidikan tersebut untuk mempererat tali silaturahmi antara civitas akademika pondok dengan warga setempat.
Penyaluran dilakukan secara tertib oleh panitia zakat yang melibatkan jajaran pengasuh dan santriwati berlangsung digedung aula Pondok Modern Assalam pada Selasa (17/03/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia bagian UPZ Assalam, Endin Najarudin menyampaikan, hari ini Assalam menyalurkan zakat sejumlah 1650 paket dan Alhamdulillah telah selesai dilaksanakan barusan mudah-mudahan tahun yang akan datang kita akan lebih meningkat lagi tentang penyaluran zakat ini.

Mudah-mudahan Allah mengizinkan kita untuk selalu berbagi kepada masyarakat yang khususnya sekitar Kecamatan Warung Kira umumnya masyarakat Sukabumi.
Tapi mudah-mudahan walaupun baru tahun ini baru sekitar 4 desa yang baru kita ajak untuk bersiraturahmi di sini dalam rangka penyaluran zakat, infak, sodakoh.
Sasarannya terdiri dari yatim, jompo, kemudian guru ngaji yang sudah biasa berhubungan dengan kita di sekitar kecamatan Warung Kiara ini.
Sumber jakatnya dari semua keluarga Pondok, maksudnya disini terdiri dari santri, kemudian guru-guru, karyawan, dan ada juga yang sebagian dari waris santri.
Itu sumber jakat, dan Alhamdulillah pada tahun ini kita dapat titipan jakat dari semuanya sejumlah 133 juta, mudah-mudahan tahun akan datang lebih dari itu.
Alhamdulillah ada tahun yang lalu itu 1.500 mungkin sekarang 1.650 baru ada peningkatan sedikit. Jadi yang jadi sasaran di antara itu pakir, miskin, yatim, dan guru ngaji.
Harapannya mudah-mudahan.
Ini dapat menjadi wasilah untuk silaturahmi antara kondok pesantren asalam dengan masyarakat umumnya masyarakat yang ada di sekitar desa Sukaharja.
Maksimalnya mungkin di masyarakat Sukabumi dan harapan yang lainnya mudah-mudahan juga ini menjadi salah satu jembatan untuk selalu berbagi antara sesama umat Islam, umumnya bagi sesama manusia.















