Bantuan Pompa Air dari Kementerian Pertanian Perkuat Usaha Pertanian di Karawang Hadapi Musim Kemarau

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM, Karawang | Dalam upaya mengatasi kendala kekurangan air yang dihadapi oleh petani di musim kemarau, Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan berupa pompa air kepada puluhan kelompok tani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengairan dan mendorong produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan pada Kamis bahwa bantuan tersebut khusus ditujukan kepada kelompok tani yang mengalami kesulitan dalam mengakses air untuk irigasi lahan mereka. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban petani di Karawang, khususnya menjelang musim tanam gadu dan musim kemarau yang sering kali membawa tantangan berupa kekurangan pasokan air,” ungkap Aep.

Baca Juga :  LSM RIB Kecam Keras Pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi: Jalan-Jalan Ke Bali Saat Diduga Langgar Prinsip Tata Kelola dan UU KIP

Menurut Aep, sebanyak 37 kelompok tani telah menerima bantuan dari Kementerian Pertanian, yang tidak hanya mencakup pompa air tapi juga traktor untuk membantu proses pertanian. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang pada Rabu, 8 Mei.

Penerimaan bantuan ini disambut baik oleh para petani, yang sering menghadapi kendala dalam pengairan, terutama selama musim tanam gadu yang berlangsung dari April hingga Juli dan musim kemarau pada Agustus hingga Oktober. Dengan adanya bantuan pompa air ini, diharapkan petani bisa lebih efisien dalam mengelola sumber daya air yang tersedia, sehingga produktivitas pertanian di Karawang dapat terjaga.

Baca Juga :  Muhibah Ramadhan di Kecamatan Cidahu, Bupati Sukabumi, Momen Menebar Kebaikan

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang mencatat bahwa beberapa area sawah tadah hujan, khususnya di wilayah Karawang selatan, sulit untuk ditanami pada musim kemarau karena masalah kekurangan air. Hal serupa juga dialami oleh area sawah di Karawang utara, di mana kondisi saluran irigasi yang sempit dan dangkal menjadi penghambat utama dalam penyediaan air. Melalui bantuan ini, diharapkan kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan lebih efektif, mendukung kelangsungan pertanian di Kabupaten Karawang.(wld)

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru