Sekdes Mekarjaya Angkat Bicara soal Mandeknya Insentif Kader Posyandu

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Polemik belum cairnya insentif kader Posyandu di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari jajaran pemerintah desa. Sekretaris Desa Mekarjaya, Dasep, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan akibat kelalaian administrasi desa, melainkan imbas dari belum cairnya Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025.


Menurut Dasep, keterlambatan pencairan Dana Desa bukan hanya terjadi di Mekarjaya. Ia menyebut, sejumlah desa di berbagai kabupaten di Jawa Barat juga mengalami kondisi serupa akibat penahanan anggaran di tingkat pusat.


“Dana Desa Tahap II memang belum cair. Ini bukan hanya di Mekarjaya, ada sekitar puluhan desa di Jawa Barat yang mengalami hal yang sama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).


Ia menjelaskan, dari seluruh skema insentif yang bersumber dari Dana Desa Tahap II, hanya insentif kader Posyandu yang belum terealisasi.

Total anggaran yang tertahan mencapai sekitar Rp16 juta untuk 20 kader. Sementara itu, insentif bagi lembaga desa lainnya seperti RT, RW, Linmas, dan Guru Ngaji telah disalurkan.


“Yang tertahan hanya kader Posyandu. Lembaga lain sudah direalisasikan,” kata Dasep.


Lebih lanjut, Dasep menyebut munculnya regulasi baru, yakni PMK Nomor 81 Tahun 2025, sebagai salah satu faktor penghambat pencairan Dana Desa Tahap II. Meski demikian, ia memastikan seluruh proses administrasi dan pengajuan anggaran dari pihak desa telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Berikut Data Korban


“Secara administrasi sudah lengkap. Kami juga sudah konfirmasi ke DPMD, tapi sampai sekarang belum ada kepastian soal pencairan,” ungkapnya.


Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah desa tidak tinggal diam. Langkah internal ditempuh melalui musyawarah bersama para kader Posyandu untuk mencari solusi sementara.

Hasilnya, para kader sepakat tetap menjalankan pelayanan kepada masyarakat sembari menunggu kepastian anggaran.


“Sudah dimusyawarahkan. Para kader bersedia tetap bekerja sesuai aturan sambil menunggu solusi anggaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Ubrug Geger, Dirman Ditemukan Tergantung di Belakang SDN 1 Sentral


Sebagai opsi penyelesaian, pemerintah desa juga membuka kemungkinan pembayaran insentif melalui Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), mengingat peluang cairnya Dana Desa Tahap II Tahun 2025 dinilai semakin kecil.


“Kalau menunggu Dana Desa Tahap II, kemungkinan tidak cair. Jadi alternatifnya melalui SILPA,” tambahnya.


Pemerintah Desa Mekarjaya berharap masyarakat dapat memahami bahwa persoalan ini bukan bentuk pembiaran, melainkan dampak kebijakan dan regulasi fiskal yang berada di luar kewenangan desa.

Pemerintah desa, kata Dasep, tetap berkomitmen mencari solusi agar hak para kader Posyandu tetap dapat terpenuhi tanpa mengganggu keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat.

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru