‎Dibalik Citra Baik, Oknum Amil Diduga Lecehkan Anak di Karangtengah‎

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Cibadak -Seorang remaja putri berusia 14 tahun (nama samaran: Bunga) di Desa Karangtengah, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang oknum amil, yaitu petugas pencatat nikah yang dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat.

‎Pelaku diduga adalah seorang pria lanjut usia, yang dikenal sebagai orang terpandang di desa, namun justru melakukan tindakan tak senonoh kepada korban.

‎Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar bulan Juni 2025, saat korban baru pulang dari kegiatan mengaji. Aksi tak senonoh itu dilakukan di rumah anak pelaku yang dalam keadaan kosong.

‎Awalnya korban diam, tapi kemudian berani bercerita kepada keluarganya, yang langsung mengambil tindakan hukum. Keluarga membawa korban untuk melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi.

‎Menurut pengakuan korban kepada ibunya, pelecehan terjadi sebanyak tiga kali. Pelaku juga sering memberi uang jajan dan mengirim pesan-pesan tidak pantas lewat WhatsApp sebelumnya.

‎ ibu korban “Sebagai orang tua, saya benar-benar hancur saat mendengar pengakuan anak kami. Kami sama sekali tidak menyangka bahwa pelaku adalah seseorang yang selama ini dikenal baik oleh masyarakat dan bahkan dihormati di lingkungan kami. Anak kami bercerita dengan gemetar, dan kami hanya bisa memeluknya sambil menangis. Rasanya seperti mimpi buruk. Kami merasa dikhianati oleh sosok yang seharusnya bisa menjadi panutan. Saya hanya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya dan anak kami bisa mendapatkan keadilan serta pemulihan atas trauma yang ia alami.” ujar ibunya

‎Pihak keluarga meminta pelaku diproses hukum dan berharap ada keadilan serta pemulihan psikologis bagi anak mereka yang telah mengalami trauma berat.









Baca Juga :  ‎Tanah Longsor di Cidahu, Satu Rumah Warga Rusak, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa‎

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB