‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Warga pesisir Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di perairan Pantai Sangrawayang, Senin (30/03/2026).
‎
‎Mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh dua nelayan, Jalu (45) dan Anung (37), saat dalam perjalanan pulang melaut.
‎
‎Keduanya melihat jasad korban dalam posisi tengkurap mengapung di laut, sekitar 1 mil dari bibir pantai.
‎
‎“Awalnya kami kira benda biasa, tapi setelah didekati ternyata mayat manusia,” ujar salah satu saksi.
‎
‎Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat hingga akhirnya diteruskan ke aparat kepolisian.

Baca Juga :  Kritik Pedas Prof. Ribka Tjiptaning Tentang Kebijakan Kesehatan Pemerintah, dan Desak Penguatan Penegakan Hukum

‎Petugas gabungan dari Sat Reskrim, Sat Polairud, Polsek Simpenan, Basarnas, serta unsur Forkopimcam, Tagana, P2BK, dan nelayan setempat langsung bergerak menuju lokasi.
‎
‎Sekitar pukul 13.10 WIB, proses evakuasi dilakukan di perairan dekat kawasan Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa. Jenazah kemudian dibawa ke darat, tepatnya di Pantai Kampung Pamipiran, Desa Sangrawayang.
‎
‎Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan identifikasi serta visum et repertum guna mengetahui penyebab kematian.
‎
‎Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui dan kasus penemuan mayat tersebut ditangani oleh Sat Polair Polres Sukabumi.
‎
‎Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan jajaran Polres Sukabumi.
‎
‎Selama proses evakuasi hingga penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
‎
‎

Baca Juga :  ‎Cuaca Ekstrem Picu Serangkaian Longsor di Beberapa Wilayah Kabupaten Sukabumi‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Ditemukan Meninggal Dunia, Warga Simpenan Diduga Terpeleset Saat Menuju Sawah

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Berita Terbaru