‎Rapat Pleno FKUB Kabupaten Sukabumi: KH. Abu Bakar Sidik Terpilih Jadi Ketua Baru, Tegaskan Pentingnya Kerukunan dan Peran Media Sosial‎

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pleno masa bakti 2020–2025 pada Sabtu (26/7/2025) di Gedung FKUB Kabupaten Sukabumi. Rapat ini menjadi momentum refleksi sekaligus regenerasi kepengurusan, dengan mengusung tema “Merawat Semangat Mewujudkan Kualitas Kerukunan di Kabupaten Sukabumi yang Harmoni dan Mubarokah.”

‎Kegiatan yang dihadiri 12 peserta ini berlangsung khidmat. Ketua FKUB periode 2020–2025, H. Daden Sukendar, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya pleno tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Bahkan dihadiri oleh perwakilan dari Badan Koordinasi FKUB tingkat kecamatan yang saat ini sudah terbentuk,” ujarnya.

‎Selain merumuskan garis besar program kerja, rapat pleno ini juga memilih ketua baru FKUB Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030. Berdasarkan hasil penjaringan dan pemungutan suara dari 17 pengurus yang memiliki hak suara, KH. Abu Bakar Sidik terpilih menggantikan H. Daden Sukendar.

‎Proses pemilihan berlangsung demokratis dengan menjaring tiga calon awal, yaitu KH. Abu Bakar Sidik, H. Hasen, dan Buya Royanurdin. Setelah verifikasi, dua nama masuk tahap akhir: KH. Abu Bakar Sidik dan H. Dian.

‎H. Daden yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun di FKUB menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan perjuangan memperkuat kerukunan di Sukabumi. “Meski saya kini mengemban amanah baru di Komnas Perempuan, saya tetap berkomitmen memperjuangkan kerukunan umat beragama di Sukabumi,” ungkapnya.

‎Ketua terpilih KH. Abu Bakar Sidik menegaskan bahwa kepemimpinan di FKUB adalah amanah untuk menggerakkan masyarakat menjaga kerukunan. “Merukunkan umat beragama adalah gerakan penting. Bila umat tidak rukun, kesejahteraan masyarakat akan terganggu. Semua agama mengajarkan untuk hidup rukun, namun sering kali kita tergoda bertindak di luar ajaran karena dinamika kehidupan sehari-hari,” katanya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi nilai-nilai toleransi. “Ke depan kita harus lebih aktif berdialog, berkomunikasi, dan memaksimalkan media sosial. Harapannya, tingkat toleransi di Sukabumi meningkat dan potensi konflik bisa diselesaikan secara damai tanpa merugikan masyarakat,” pungkasnya.


Baca Juga :  ‎Kecelakaan Beruntun Melibatkan  3 Pemotor di Depan Stasiun Cibadak Diduga Ugal-ugalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Hanya Butuh 3 Hari Setelah Lapor Polisi, Sepeda Motor yang Hilang Kembali ke Pemiliknya

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB