‎BPP Cikembar dan Babinsa Dampingi Petani Parakanlima Serap Gabah untuk Tingkatkan Kesejahteraan‎

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, bersama Babinsa Desa Parakanlima, Serda Eko Wahyudi, melaksanakan pendampingan program Serap Gabah (Sergab) di Kampung Cijolang, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Senin (11/8/2025). Program ini bertujuan membantu petani menjual hasil panen dengan harga lebih baik, sekaligus mempermudah akses pemasaran ke Bulog.

Koordinator BPP Kecamatan Cikembar, Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini berhasil mengumpulkan hampir 1,5 ton gabah dari petani setempat. “Di Desa Parakanlima ini baru pertama kali dilaksanakan Sergab, sebelumnya sudah kita lakukan di desa lain di Kecamatan Cikembar. Program ini untuk memberi semangat kepada petani agar bisa menjual gabah ke Bulog, sehingga kesejahteraan mereka meningkat,” ujarnya.

‎Ali menambahkan, selama ini banyak petani yang terpaksa menjual gabah di bawah harga Rp6.500 bahkan hingga Rp5.000 per kilogram. Melalui Sergab, petani mendapatkan harga yang lebih layak, sementara pembayaran dari mitra Bulog dilakukan secara langsung setelah gabah diangkut. “Petani tidak perlu takut lagi soal pembayaran. Begitu gabah naik ke mobil, mitra Bulog langsung mentransfer uangnya,” jelasnya.

‎Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan, terutama persaingan harga dengan tengkulak. “Sekarang malah ada tengkulak yang menaikkan harga, jadi tentu ada persaingan,” tambahnya.

‎Selain harga, persoalan infrastruktur seperti irigasi juga menjadi perhatian. Ali menjelaskan, pihaknya bersama dinas pertanian akan berupaya membenahi sarana irigasi melalui dukungan anggaran dari kabupaten, provinsi, hingga pusat, termasuk memanfaatkan program pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

‎Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sugih Tani, Saptudin, berharap program Sergab dan peran Bulog dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan petani. Ia menuturkan, wilayahnya masih mengandalkan tadah hujan karena belum memiliki saluran irigasi memadai. “Kami berharap pemerintah bisa membangun irigasi dan TPT untuk saluran air. Dengan adanya mitra Bulog, penjualan gabah jadi lebih mudah dan pembayaran langsung diterima setelah ditimbang,” ujarnya.

‎Program Sergab ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi petani dalam menghadapi fluktuasi harga gabah, sekaligus mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan di sektor pertanian Kecamatan Cikembar.

Baca Juga :  ‎Kekerasan oleh Mantan Suami, Warga Tenjojaya Alami Penganiayaan Berat‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Camat Cikembar Hadiri Launching Perdana Program Makan Bergizi Gratis di MTSN 3 Cikembar‎

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB