‎Penjualan Bendera Sepi Pembeli Jelang HUT RI ke-80‎

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, sejumlah pedagang musiman bendera merah putih di wilayah Sukabumi mengeluhkan sepinya pembeli.

‎Di beberapa titik seperti pasar tradisional dan pinggir jalan protokol, lapak-lapak bendera mulai berjejer sejak awal Agustus. Namun, antusiasme masyarakat untuk membeli bendera tahun ini dinilai menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

‎”Biasanya awal bulan sudah ramai yang beli, sekarang masih sepi. Mungkin karena ekonomi sedang sulit,” kata Hendra (45), salah satu pedagang

‎Keluhan serupa disampaikan Dedi (50), pedagang bendera l di kawasan Cibadak Depan lapang Pajajaran, Selasa  (12/8/2025).

‎Ia menyebut, penjualan tahun ini semakin berat karena berbagai faktor.
‎“Itu makin parah, sekarang di sini makin sepi. Setengah dari target saja belum tercapai,” ujarnya.

‎Menurutnya, dampak pandemi COVID-19 masih terasa, ditambah persaingan penjualan bendera secara online yang semakin marak.

‎“Sekarang orang beli di online, kualitasnya beda sama yang saya jual. Bahan yang saya pakai ini lebih tebal, lebih awet. Saya pesan khusus dari pemasok di kota,” jelasnya.

‎Dedi juga menyoroti menurunnya semangat masyarakat untuk memasang bendera di kendaraan atau rumah.

‎ “Sekarang pengendara jarang pakai atribut bendera, paling satu-dua saja. Bendera kecil saja susah laku. Kalau dulu mah, jiwa nasionalismenya terasa sekali,” katanya.

‎Para pedagang berharap pemerintah dan masyarakat tetap menjaga semangat kemerdekaan dengan memasang bendera di rumah maupun tempat usaha, sekaligus membantu roda ekonomi para penjual musiman.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Gelar Musyawarah Bahas Insiden Cidahu, Kesalahpahaman Diselesaikan secara Damai

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru