BPP Cikembar Tinjau Pembangunan Jaringan Irigasi DI Cicatih di Desa Sukamaju

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Tim Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar bersama perwakilan pemerintah desa meninjau pembangunan jaringan Daerah Irigasi (DI) Cicatih di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (2/9/2025).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan infrastruktur pertanian berfungsi optimal demi mendukung kesejahteraan para petani.

Koordinator BPP Kecamatan Cikembar, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa pembangunan irigasi ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya proyek di saluran irigasi Cimanggu berhasil diselesaikan.

“Alhamdulillah, pembangunan saluran irigasi DI Cicatih sudah mulai dilaksanakan dan ini sudah berlangsung kurang lebih satu bulan. Saat ini pembangunan difokuskan pada pembuatan talang di tiga titik rawan longsor. Kita berharap masyarakat bersabar, karena proyek ini nantinya memberikan manfaat yang sangat luas,” kata Muhammad Ali.

Baca Juga :  Sopir Truk Sampah DLH Kota Bogor Mogok Kerja, 500 Ton Sampah Tertunda Pengangkutannya

Ia menambahkan, jaringan irigasi DI Cicatih ini sangat vital untuk keberlangsungan pertanian, mengingat luas lahan sawah yang terdampak mencapai sekitar 500 hektare. Jika jaringan tidak diperbaiki, potensi kerugian bagi petani akan semakin besar.

“Ke depan, pembangunan juga akan dilanjutkan melalui program Inpres dengan panjang saluran lebih kurang 8 kilometer. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  ‎Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Rampung, 10 Besar Segera Diumumkan‎

Pembangunan irigasi ini berawal dari keluhan para petani terkait banyaknya saluran yang rusak. BPP bersama pemerintah desa kemudian menyampaikan aspirasi tersebut hingga akhirnya mendapat respon positif dari pemerintah.

“Alhamdulillah, sekarang sudah direspon. Mudah-mudahan nanti petani bisa memanfaatkan secara optimal, sehingga hasil pertanian juga meningkat,” pungkas Muhammad Ali.

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru