Sopir Truk Sampah DLH Kota Bogor Mogok Kerja, 500 Ton Sampah Tertunda Pengangkutannya

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Sampah Terlantar Akibat sopir mogok kerja.(ist)

Truk Sampah Terlantar Akibat sopir mogok kerja.(ist)

JABARINSIDE.COM, Bogor | Rabu (22/2/2024), sebanyak 130 sopir truk sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor melakukan mogok kerja. Aksi ini menyebabkan sekitar 500 ton sampah di Kota Bogor tidak terangkut sesuai jadwal.

Pantauan dilaporkan oleh jabarinside.com, truk-truk sampah yang biasanya beroperasi mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga terlihat terparkir di halaman kantor DLH Kota Bogor. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Deni Wismanto, mengonfirmasi bahwa kegiatan pengangkutan sampah hari ini terhenti karena aksi mogok kerja para sopir truk sampah.

Baca Juga :  ‎Zainul Munasichin Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan SDM Kompeten di Sukabumi

Deni menyatakan, “Untuk sementara terhenti. Hari ini memang terhenti, mudah-mudahan secepatnya mendapatkan solusi. Sampah per hari 400-500 ton. Berarti 500 ton tidak terangkut.” Situasi ini menimbulkan dampak signifikan terhadap pengelolaan sampah di Kota Bogor.

DLH Kota Bogor dan perwakilan sopir truk sampah saat ini sedang berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin, agar aktivitas pengangkutan sampah dapat kembali normal. Publik diharapkan dapat memahami kondisi ini dan bersabar dalam menunggu penyelesaian permasalahan yang sedang terjadi.(wld)

Berita Terkait

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan
Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB