‎Dua Bencana Terjadi di Nagrak, Sukabumi Akibat Cuaca Ekstrem

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan dua kejadian bencana yang terjadi pada Senin (13/10/2025) di wilayah Kecamatan Nagrak. Kedua peristiwa tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sukabumi pada sore hari.

‎Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops–PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, bencana pertama berupa angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Kadalmeteng RT 025 RW 005, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak. Sementara itu, bencana kedua berupa tanah longsor terjadi satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.00 WIB, di Kampung Lamping Cikolawing RT 002 RW 008, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak.

‎Kedua kejadian tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Nagrak dan sekitarnya.

Baca Juga :  ‎Bhabinkamtibmas Hadiri Serah Terima Paskibraka Kecamatan Cibadak, Ajak Peserta Jauhi Tawuran

Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa kondisi cuaca pada malam hari terpantau berawan dengan suhu udara mencapai 24 derajat Celsius, kecepatan angin 4,3 km/jam dari arah tenggara, serta tingkat kelembaban sekitar 89 persen.

‎BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Sukabumi.

‎“Tim Pusdalops terus melakukan pemantauan wilayah melalui WAG P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, dan frekuensi radio Ratel I. Pemantauan juga dilakukan lewat aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB,” demikian isi laporan resmi BPBD Kabupaten Sukabumi.

‎Selain itu, Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD yang terdiri dari Rickman Sanjaya Kartawidja, Beki Supriatna, Ahmad Nurjaman, dan Aldi Hikmatyar disiagakan bersama tim Unit Data Informasi untuk mengolah serta memperbarui data kejadian bencana.

Baca Juga :  ‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎


BPBD Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap siaga dengan peralatan lapangan seperti kendaraan operasional, chainsaw, dan pompa air (alkon) untuk mendukung penanganan darurat di lokasi terdampak.

‎Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan setiap potensi bencana melalui kontak resmi BPBD Kabupaten Sukabumi di (0266) 6328238 atau nomor siaga 082246145371, serta dapat memantau informasi terkini di laman resmi bpbd.sukabumikab.go.id.

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB