JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Warga Kampung Cirampo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menyambut gembira atas perbaikan jembatan gantung yang dilakukan oleh Relawan Sehati bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat. Proyek ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif memperbaiki akses vital bagi masyarakat pedesaan.
Perbaikan jembatan gantung tersebut dinilai sangat penting karena menjadi satu-satunya akses penghubung antara Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar. Jembatan ini memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas sosial, ekonomi, serta pendidikan warga.
Kepala Desa Padabeunghar, Ence Rohendi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Baznas Pusat dan Relawan Sehati yang telah membantu masyarakat melalui program perbaikan jembatan tersebut.
“Saya atas nama pemerintah Desa Padabeunghar mengucapkan banyak terima kasih kepada Baznas Pusat melalui Relawan Sehati yang telah sudi membantu masyarakat kami dalam perehaban pembangunan jembatan gantung. Bantuan ini sangat berarti karena berasal dari para donatur melalui Baznas Pusat,” ujar Ence Rohendi. Kamis(06/11/25)
Ia menambahkan, proses pengerjaan jembatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. “Alhamdulillah warga juga semangat berpartisipasi, mulai dari pengumpulan bahan dan material hingga pelaksanaan gotong royong. Untuk teknis pengerjaannya dibantu oleh Relawan Sehati yang memang sudah berpengalaman,” jelasnya.

Menurut Ence, keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari melintas menuju sekolah di Desa Sukamaju, serta para petani yang memiliki lahan di wilayah seberang. “Harapan kami, setelah jembatan ini selesai, akses ekonomi dan pendidikan warga semakin lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga dan merawat jembatan ini setelah pembangunan rampung,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Relawan Sehati menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membantu daerah-daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dasar. “Kami berupaya hadir untuk menjembatani harapan masyarakat pedesaan agar dapat menikmati akses yang layak dan aman,” katanya.
Dengan adanya perbaikan ini, warga Kampung Cirampo optimistis kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat akan semakin meningkat berkat terbukanya kembali jalur penghubung antarwilayah yang sebelumnya sulit dilalui.















