‎Pemdes Sukamulya Bangun Drainase dan Rabat Beton Melalui Dana Desa 2025 Tahap II

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kembali merealisasikan program pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Nonermak Tahun 2025. Pembangunan tersebut meliputi saluran drainase atau sanitasi pemukiman di RT 01/06 Ciangsana serta rabat beton jalan lingkungan di Kampung Cipetir RW 03.

‎Kepala Desa Sukamulya, Dudun Ibrahim, melalui Kaur Kesra, Ukon Jajuli, mengatakan bahwa pembangunan sanitasi pemukiman saat ini sedang dalam proses pengerjaan dan ditargetkan selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan.

‎“Pengerjaan drainase berada di wilayah RT 01 RW 06 dan saat ini sudah berjalan. Pembangunan ini bertujuan agar aliran air dapat tersalurkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak yang membahayakan bagi warga sekitar,” ungkap Ukon, Senin (24/11/2025).

Baca Juga :  PT Bogorindo Cemerlang Bagikan 400 Paket Sembako untuk Warga Cimanggu Jelang Idul Fitri


‎Ia juga menjelaskan, pembangunan drainase menggunakan ukuran panjang 43 meter, lebar 40 sentimeter dan tinggi 60 sentimeter, dengan total anggaran sebesar Rp 31.987.000 yang bersumber dari Dana Desa tahap II.

‎Selain pembangunan sanitasi, Pemdes Sukamulya juga telah menyelesaikan pembangunan rabat beton jalan lingkungan di RT 02 RW 03 Kampung Cipetir. Akses jalan tersebut kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.

‎“Dengan selesainya rabat beton ini, diharapkan aktivitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan dapat meminimalisir risiko kecelakaan terutama saat musim hujan seperti sekarang,” jelasnya.

‎Ukon berharap, pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah desa.

Baca Juga :  ‎Banjir Rendam Lahan Sawah di Desa Bojong, Petani Terancam Gagal Panen‎


‎“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru