‎Banjir Rendam Lahan Sawah di Desa Bojong, Petani Terancam Gagal Panen‎

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikembar pada Jumat kemarin menyebabkan banjir yang merendam hektaran lahan persawahan di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

‎Banjir terjadi tidak hanya akibat tingginya curah hujan, tetapi juga diperparah meluapnya Sungai Cibojong yang tidak mampu menampung debit air yang besar usai diguyur hujan selama hampir dua jam.

‎Ketua Gapoktan Karya Tani Desa Bojong, Feri Kurniawan, menyampaikan bahwa sebagian besar lahan persawahan terdampak adalah sawah yang memasuki masa menjelang panen.

‎ “Itu dampak dari hujan kemarin. Sebagian area pesawahan terendam banjir, ada yang menjelang panen, kurang lebih sekitar 4 hektare,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, sekitar 5 hektare sawah lain yang sudah memasuki masa panen lebih awal berhasil diselamatkan.

‎“Yang sekitar 5 hektare itu alhamdulillah sudah dipanen lebih dulu, jadi tidak terdampak,” tambahnya.

‎Menurut Feri, meluapnya air sungai disebabkan oleh pendangkalan dan penyempitan alur Sungai Cibojong sehingga air tidak tertampung dengan baik saat hujan lebat turun.

Baca Juga :  ‎Sebut “Wartawan Bodrex”, Akun Ini Siap Minum Obat Pusing Bernama UU ITE

‎Untuk meminimalisir kerugian petani, Gapoktan Karya Tani melakukan upaya percepatan panen pada lahan terdampak.

‎ “Masa panen harusnya sekitar 10 hari lagi, sekarang sudah mulai dipanen lebih awal karena takutnya padi akan membusuk jika dibiarkan terlalu lama terendam,” jelasnya.

‎Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan peninjauan serta normalisasi sungai agar kejadian serupa tidak terulang.

‎ “Harapan saya, pengoptimalan sungai-sungai bisa segera dilakukan. Banyak terjadi kerusakan, pendangkalan dan penyempitan. Kami mohon pihak terkait segera turun meninjau kondisi sungai,” pungkasnya.

Baca Juga :  ‎Demi Keselamatan, Kapolres Sukabumi Tertibkan Truk Sumbu 3 dan Mobil Angkutan Bak Terbuka Pasca Lebaran‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  RDF CIMENTENG DIRESMIKAN, BUPATI" SOLUSI PENANGANAN SAMPAH SEKALIGUS ROLE MODEL KESADARAN EKOLOGIS"

Berita Terkait

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin
‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎
‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎
Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:33 WIB

‎Dugaan Pelecehan Santri di Ponpes Sukabumi Disorot, Publik Minta Aparat Bertindak Tegas‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:20 WIB

Polsek Cibadak Bersama Kecamatan Cibadak Fasilitasi Ibu Kehabisan Ongkos

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:43 WIB

Arus Mudik di Cibadak Membludak, Perjalanan Tersendat hingga Berjam-jam

Berita Terbaru