JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Warga Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak, merasakan momen penuh haru setelah Masjid Al Falah akhirnya memiliki satu set pengeras suara baru, lengkap dengan speaker dan ampli. Bantuan tersebut datang dari Komunitas Pecang, usai hampir tujuh hari perangkat toa masjid tidak berfungsi sehingga aktivitas ibadah dan pengumuman keagamaan sempat terganggu.
Suhendi, yang mewakili DKM Masjid Al Falah, mengungkapkan rasa bahagia dan syukur atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Pecang. Bantuan ini benar-benar menjawab kebutuhan kami. Semoga Allah membalas kebaikan semua donatur. Kami terharu karena masih banyak orang yang peduli,” ucapnya dengan nada emosional.
Menurut Suhendi, kerusakan pengeras suara yang terjadi sebelumnya membuat kegiatan masjid berjalan kurang optimal, terutama saat azan dan pengumuman penting bagi jamaah.
Di sisi lain, Adinda Suryahadi, atau yang akrab dikenal Ki Belang, mewakili Komunitas Pecang menyampaikan bahwa bantuan ini tidak terlepas dari dukungan para donatur yang ikut berkontribusi.
“Alhamdulillah, rezekinya mengalir untuk Masjid Al Falah. Semua ini hasil keikhlasan dan gotong royong banyak orang. Kami hanya menjadi penghubung dari niat baik mereka,” katanya.
Komunitas Pecang dalam beberapa bulan terakhir aktif bergerak di bidang sosial, menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas ibadah dan kegiatan keagamaan.
Kedatangan toa baru ini disambut hangat warga. Kini lantunan azan kembali terdengar jelas di lingkungan Masjid Al Falah, menghadirkan kebahagiaan bagi jamaah.
Bagi warga Kampung Pintu, bantuan ini bukan sekadar perangkat elektronik, tetapi simbol nyata kepedulian antarsesama. Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan aksi kecil namun tulus dapat menghadirkan manfaat besar dan membawa senyum bagi banyak orang.















