‎Haru dan Bahagia, Warga Gunung Gadung Akhirnya Miliki Rumah Layak Huni Lewat Program Rutilahu‎

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Senyum bahagia dan rasa haru tampak jelas dari wajah Apudin (70) bersama sang istri, Ibu Cucu (50), warga Kampung Gunung Gadung, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Pasangan lansia ini menjadi penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2025.

‎Kini, Apudin bersama keluarga telah menempati rumah barunya setelah Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) merealisasikan program tersebut.

‎Kepada Jabarinside.com, Apudin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Desa Bojongkembar atas bantuan yang telah diterimanya.


‎“Saya sangat bahagia dan lega, karena rumah yang diidamkan selama ini akhirnya terwujud melalui bantuan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terima kasih kepada pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan semua pihak yang telah membantu,” ujar Apudin.

‎Ia menceritakan, sebelumnya rumah yang ditempatinya hampir ambruk karena terbuat dari anyaman bambu dan sudah lapuk termakan usia.

‎ “Dulu rumah ini hampir ambruk, karena terbuat dari bambu. Sekarang Alhamdulillah sudah selesai dibangun dan kami sekeluarga bisa hidup lebih nyaman,” ungkapnya.

‎Apudin yang sehari-hari bekerja sebagai buruh mengaku tinggal bertiga bersama istri dan anaknya. Bantuan program Rutilahu ini dinilai sangat membantu kehidupannya.

‎ “Saya tinggal bertiga dengan anak. Untuk sehari-hari bekerja sebagai buruh. Dengan adanya pembangunan ini, saya sekarang bisa hidup lebih tenang,” tambahnya.

‎Sementara itu, Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Kecamatan Cikembar, Yanti Kusniawati, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kecamatan Cikembar mendapatkan kuota sebanyak 20 unit rumah.

‎ “Untuk Kecamatan Cikembar tahun ini ada kuota 20 unit. Dari 10 desa, masing-masing desa mendapatkan dua unit. Mudah-mudahan ke depan kuotanya bisa bertambah,” jelas Yanti.

‎Menurutnya, masih banyak rumah tidak layak huni di wilayah Kecamatan Cikembar yang membutuhkan bantuan.

‎ “Rumah tidak layak huni di Kecamatan Cikembar masih cukup banyak dan perlu dibantu. Alhamdulillah selama ini tidak ada kendala berarti, hanya faktor cuaca karena pencairan biasanya bertepatan dengan musim hujan sehingga pengerjaan sedikit terhambat,” katanya.

‎Ia berharap ke depan pencairan anggaran bisa dilakukan di musim kemarau.

‎ “Mudah-mudahan tahun depan pencairan bisa sekitar Juli–Agustus, saat musim panas, sehingga pengerjaan bisa lebih maksimal,” lanjutnya.

‎Yanti juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program melalui semangat gotong royong.

‎ “Dukungan desa, kecamatan, LPM, kepala dusun, RT, RW, serta masyarakat sangat luar biasa, khususnya dalam bentuk swadaya tenaga saat pembangunan,” ujarnya.

‎Di akhir, Yanti berpesan kepada para penerima manfaat agar menjaga dan merawat rumah yang telah dibangun.

‎ “Manfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Rumah yang sudah dibangun agar dirawat dengan baik supaya awet, aman, dan nyaman untuk ditempati,” pungkasnya.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Pungli, Ketua K3S Kadudampit Mangkir Dari Konfirmasi, LSM Dan Wartawan: Ada Apa yang Disembunyikan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kasi PAIS Kemenag Sukabumi Hadiri Pentas PAI 2026, Dorong Siswa Berprestasi dan Berakhlak Mulia

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tiang Listrik Miring di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak Mengkhawatirkan, Warga Minta Segera Diperbaiki

Berita Terbaru