JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Camat Cikembar, Asep Rusli Rusmawijaya, menghadiri kegiatan sosialisasi dan edukasi kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak yang digelar Pemerintah Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/12/25).
Dalam keterangannya kepada Jabarinside.com, Asep menjelaskan bahwa kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban pajak, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun pajak kendaraan bermotor.
“Hari ini di Desa Cimanggu ada sosialisasi dan edukasi tentang kesadaran membayar pajak. Harapan saya, apa yang disampaikan bisa diterapkan jioleh masyarakat, termasuk disebarluaskan melalui rapat RT maupun kegiatan di masjid,” ujarnya.
Asep menekankan perlunya kolaborasi antara alim ulama dan umaro dalam mengajak masyarakat untuk taat pajak. Ia menyebut Kecamatan Cikembar selama ini menjadi yang terdepan dalam beberapa indikator seperti BAZ dan UPZ, namun untuk capaian pajak masih berada di angka sekitar 75 persen.
“Ke depan kita harus bisa menyesuaikan dengan kecamatan lain yang sudah lebih tinggi capaian pajaknya. Intervensi edukasi dan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan. Kami juga akan mengerahkan para kepala desa dan penelusur pajak kendaraan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, mengungkapkan bahwa pemerintah desa terus berupaya mendorong kesadaran masyarakat melalui berbagai program informasi dan edukasi pajak.
“Pajak yang dihimpun melalui desa dan disetorkan ke Bapenda manfaatnya kembali untuk masyarakat; untuk pembangunan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial,” jelasnya.
Baenuri menyebut capaian pajak Desa Cimanggu pada tahun 2025 sudah mendekati 80 persen dari target sekitar Rp 238 juta, dan optimis bisa mencapai target maksimal pada akhir bulan.
Ia juga memaparkan dua kendala utama di lapangan:
1. Warga dengan lahan luas dan nilai pajak besar seringkali tidak bisa membayar sekaligus.
2. Kondisi ekonomi 2025 yang membuat daya beli masyarakat tidak seimbang dengan pendapatan dari hasil bumi.
Meski demikian, tingkat kesadaran pajak masyarakat masih tergolong baik. Biasanya, pada bulan November, Desa Cimanggu sudah mencapai 90 persen.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk taat pajak, karena pajak itu akan kembali lagi menjadi manfaat untuk kita semua,” pungkasnya.















