JABARINSIDE.COM | Sebuah rumah milik Idim (65), warga Kampung Citengah RT 07 RW 02, Desa Sukamulya, Kabupaten Sukabumi, mengalami kebakaran, Selasa (6/12) sekira pukul 09.00 wib. Api diduga berasal dari tungku pengolahan gula aren
Pos Pemadam Kebakaran Cibadak langsung menurunkan satu unit mobil pemadam setelah menerima laporan dari warga. Petugas memilih armada berukuran kecil karena kondisi akses menuju lokasi cukup sempit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Budianto, yang turun langsung ke lokasi kejadian menjelaskan bahwa kebakaran diduga berasal dari aktivitas memasak.

“Dari pos Cibadak kami datangkan satu unit. Kami gunakan unit kecil karena akses jalan tidak memungkinkan untuk mobil besar masuk. Aksesnya memang cukup sulit,” ujar Budianto kepada awak media.
Ia menambahkan, saat kejadian pemilik rumah tengah memasak gula. Api diduga berasal dari area sekitar tungku yang terdapat semak-semak sehingga cepat membesar.
“Pemilik rumah sedang memasak gula. Kemungkinan ada semak-semak di pinggirnya sehingga api cepat menyala dan membesar,” jelasnya.
Petugas pemadam berhasil mengendalikan api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya. Menurut Budianto, pemadaman difokuskan pada titik api utama untuk mencegah penyebaran lebih luas.
“Api sudah menyala, tapi kami fokuskan pemadaman agar tidak merembet ke bangunan lain. Alhamdulillah bisa dikendalikan,” katanya.
Terkait kerugian, Budianto menyebut masih dalam pendataan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Budianto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik ketika terjadi kebakaran. Jika api tidak dapat dikendalikan oleh warga sekitar, segera laporkan ke pos pemadam kebakaran terdekat, baik Pos Cibadak, Cikembar, maupun pos lainnya,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman oleh petugas.















