JABARINSIDE.COM | Kota Sukabumi — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2026), mengakibatkan berbagai kejadian bencana di sejumlah titik. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi terdampak.
Berdasarkan data assessment hingga pukul 21.48 WIB, tercatat sedikitnya 19 kejadian yang tersebar di beberapa kelurahan, didominasi oleh pohon tumbang dan kerusakan rumah warga.
Sejumlah pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Stadion Suryakencana, Kelurahan Dayeuhluhur, serta di wilayah Baros, Cikondang, dan Nyomplong. Pohon tumbang ini sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas warga sebelum akhirnya berhasil ditangani petugas.
Selain itu, kerusakan infrastruktur juga terjadi, seperti ambruknya tembok pembatas Perumahan Amaranta di Kelurahan Benteng. Sementara itu, angin kencang menyebabkan banyak atap rumah warga terbawa hingga roboh di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Baros, Benteng, Nyomplong, Warudoyong, Tipar, hingga Sukakarya.
Di beberapa titik, kondisi kerusakan cukup parah, seperti atap rumah jebol di Kelurahan Warudoyong serta rumah ambruk di wilayah Tipar dan Sukakarya. Tidak hanya itu, banjir limpasan juga sempat dilaporkan terjadi di Kelurahan Sindangsari, meski belum tertangani hingga laporan terakhir.
BPBD Kota Sukabumi menyatakan sebagian besar kejadian telah berhasil ditangani (status selesai), meskipun masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup signifikan akibat kerusakan rumah dan fasilitas warga.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga juga diminta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungannya agar dapat segera ditangani.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan monitoring dan siap siaga guna mengantisipasi kejadian serupa di wilayah Kota Sukabumi.















