Kotak Kosong Viral: Anggota Dewan Diduga Simpangkan Anggaran Sosialisasi Perda di Bogor

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM, Bogor | Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi dalam acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) di SMK Bina Putra, Parung Panjang, Kamis malam (20/03). Oknum anggota Dewan EGW, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi PDIP, diduga melakukan penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan acara tersebut.

Acara yang seharusnya menjadi ajang edukasi tentang Perda ini malah menjadi sorotan publik setelah peserta mengeluhkan bahwa mereka hanya diberikan kotak nasi dan snack yang ternyata kosong. “Saya diundang untuk hadir, tapi terkejut saat kotak nasi dan snack yang diberikan ternyata kosong. Setelah acara, kotak-kotak itu dikumpulkan kembali,” ungkap salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  ‎Kodim 0607/Kota Sukabumi Tinjau Lokasi TMMD ke-127 Tahun 2026 di Desa Parakanlima‎

Tidak hanya itu, peserta juga diminta untuk berpindah tempat duduk, sehingga terkesan acara tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa jumlah peserta banyak. Hal ini menimbulkan tanda tanya mengenai penggunaan anggaran yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Saat dimintai tanggapan, oknum anggota dewan tersebut beralasan bahwa dokumentasi dilakukan setelah berbuka dan makanannya sudah dimakan. “Karena sudah berbuka dan makanannya sudah dimakan, maka dokumentasi dilakukan belakangan,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut dihadiri oleh karyawannya dari berbagai profesi pekerjaan. “Judul program tersebut belum ada, maka saya berinisiatif membuat pelaporannya terlebih dahulu,” tambahnya.

Baca Juga :  PT Paiho Indonesia Salurkan Bantuan Material Renovasi untuk Dua Sekolah di Cikembar

Insiden ini menjadi viral di media sosial dan menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat, terutama di tengah upaya Provinsi Jawa Barat yang sedang gencar-gencarnya menjadikan masyarakat sebagai tolak ukur kesuksesan pelayanan publik di era Gubernur terpilih Dedi Mulyadi. Tindakan ini dianggap menciderai kepercayaan publik tentang kinerja anggota dewan.(red)

Berita Terkait

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern
KBIHU Diminta Transparan Soal Biaya, Calon Jemaah Haji Sukabumi Harus Paham Hak dan Kewajiban
Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan
Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai
Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang
Muslihin Ditunjuk Jadi PGS Ketua PC APRI Kabupaten Sukabumi, Muscablub Segera Disiapkan
Dari Ruang Kelas Tak Layak Menuju Sekolah Nyaman, SDN Sukasari 01 Terima Revitalisasi
Kemenhaj Sukabumi Gelar Pengajian Bulanan, Bekali Calon Jemaah Haji Sejak Dini
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Jumat, 18 September 2026 - 05:54 WIB

Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai

Rabu, 16 September 2026 - 21:56 WIB

Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang

Rabu, 16 September 2026 - 14:33 WIB

Muslihin Ditunjuk Jadi PGS Ketua PC APRI Kabupaten Sukabumi, Muscablub Segera Disiapkan

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WIB

Dari Ruang Kelas Tak Layak Menuju Sekolah Nyaman, SDN Sukasari 01 Terima Revitalisasi

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Kemenhaj Sukabumi Gelar Pengajian Bulanan, Bekali Calon Jemaah Haji Sejak Dini

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Berita Terbaru