Rapat Koordinasi Tata Kelola Air dan Irigasi, Pemkab Sukabumi Libatkan P3A Mitra Cai dan Lintas Instansi

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi dan pembinaan kebijakan sumber daya alam kepada para petani pengguna air tahun 2026 bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/5/2026), dengan melibatkan sejumlah unsur terkait pengelolaan air, irigasi, dan pelestarian lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, UPTD PSDA Wilayah Cisadea-Cibareno, unsur pertanian, pengelola irigasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi hingga perwakilan Mitra Cai dari sejumlah wilayah Sukabumi Utara dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian SDA Setda Kabupaten Sukabumi, Rasyad Muharam, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dalam tata kelola air dan irigasi sekaligus menjaga keberlangsungan sumber daya air di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  ‎Ratusan Warga Palabuhanratu Geruduk Bandung, Desak SPBU Bagbagan Citarik Diaktifkan Lagi

“Pengelolaan sumber daya air tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah daerah, kehutanan, pertanian hingga kelompok petani pengguna air,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Mitra Cai sangat penting karena kelompok tersebut menjadi bagian langsung dalam pengelolaan dan pemanfaatan air untuk kebutuhan pertanian masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan rapat koordinasi berkaitan dengan tata kelola air dan irigasi. Karena itu kita melibatkan Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, UPTD PSDA Cisadea-Cibareno, unsur pertanian, termasuk Mitra Cai sebagai pengelola perhimpunan petani pemakai air,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Berikan Penghargaan Kepada Bapeda"Herdy Somantri"Pengelolaan Arsip Sangat Penting Untuk Memastikan Ketersediaan Aksesibilitas Arsip Akurat Dan Lengkap

Selain membahas tata kelola air, pemerintah daerah juga terus mendorong program pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan perlindungan kawasan sumber air.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya turut melibatkan unsur kehutanan berkaitan dengan program penghijauan dan pembibitan pohon yang saat ini dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kita juga bekerja sama dengan Taman Nasional dan Dinas Kehutanan Provinsi. Sekarang ada program penanaman dan pembibitan pohon, sehingga nanti bisa bersinergi dengan Mitra Cai untuk penanaman pohon di wilayah Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rasyad menuturkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DPRD telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2025 tentang perlindungan sumber daya air, termasuk perlindungan mata air.

Peraturan tersebut menjadi dasar kebijakan dalam menjaga kelestarian sumber air di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi agar tetap terpelihara untuk kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian.

Baca Juga :  Wujud Nyata Dukung Program Pemerintah, Jenderal Sigit Jalankan Program 100.000 Rumah Bagi Personel Polri

“Kita sudah menerbitkan perda bersama DPRD tentang perlindungan sumber air termasuk perlindungan mata air. Hari ini juga kita bekerja sama dengan Komisi Irigasi dan Mitra Cai untuk mendata mata air yang ada di seluruh Kabupaten Sukabumi agar ke depan bisa terus dilindungi dan tetap lestari,” ungkapnya.

Rasyad berharap melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor tersebut, ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dapat terus terjaga seiring keberlangsungan sistem irigasi dan kelestarian lingkungan.

“Harapannya ke depan ketahanan pangan tetap terjaga, irigasi tetap berjalan baik, air tetap lestari, dan lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tiang Listrik Miring di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak Mengkhawatirkan, Warga Minta Segera Diperbaiki

Berita Terbaru