‎Arogansi Oknum Satpol PP Kota Gorontalo, Aniaya Personel Polda saat Razia

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | GORONTALO | 07 Juli 2025 – Insiden mengejutkan terjadi pada Minggu dini hari, 6 Juli 2025, sekitar pukul 02.00 WITA di depan Kafe MNC, Kelurahan Dulomo, Kota Gorontalo. Seorang anggota Kepolisian dari Polda Gorontalo menjadi korban pengeroyokan dan penyiksaan oleh sekelompok oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo saat sedang melintas di lokasi.

‎Korban, Bripda Dwi Oktavian Laliyo, yang diketahui merupakan anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo, awalnya turun dari sepeda motornya setelah melihat kerumunan yang mencurigakan di sekitar kafe tersebut. Sebagai bentuk respons terhadap insting tugasnya sebagai aparat penegak hukum, ia hendak memeriksa situasi.

Baca Juga :  ‎Kapolda Jabar Tinjau Jalur Selatan Sukabumi, Irjen Pol Rudi Setiawan: Aman Jadi Alternatif



‎Namun, situasi berubah mencekam ketika salah satu oknum Satpol PP menghampiri Bripda Dwi dan menanyakan KTP-nya dengan nada tinggi dan kasar: “Ngana ba apa? Mana ngana pe KTP?”. Meski bersikap kooperatif dan menunjukkan identitasnya, korban justru mendapat perlakuan tidak pantas. Oknum tersebut diduga mengucapkan: “Pandang enteng ngana ee, sengel jo torang!” sebelum memukul kepala Bripda Dwi.

‎Aksi kekerasan kemudian berlanjut, sejumlah anggota Satpol PP lainnya turut melakukan pemukulan secara brutal. Tak hanya itu, korban juga disetrum menggunakan alat taser gun pada bagian leher dan punggung, mengakibatkan luka

Baca Juga :  ‎Tanah Longsor Terjang Rumah Warga di Desa Sirnarasa, Cikakak Sukabumi‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pansus RPJMD" Gelar Rapat Pembahasan Raperda Tahun 2025-2029

Berita Terkait

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan
Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB