Diaga Muda Gelar Aksi di Depan Kantor BPJS Sukabumi, Tuntut Perbaikan Layanan

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Diaga Muda Indonesia Kabupaten Sukabumi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Selasa (16/9/2025). Mereka menyampaikan protes terkait sistem aktivasi serta pelayanan BPJS yang dianggap menyulitkan masyarakat memperoleh hak kesehatan.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Ketua Diaga Muda, Ahmin Supyani. Dalam orasinya, ia menilai prosedur aktivasi terlalu rumit. Warga, kata Ahmin, harus menunggu hingga dua pekan dan terlebih dahulu melunasi tunggakan sejak bayi lahir sebelum dapat mengakses layanan.

Baca Juga :  ‎Polsek Cibadak Dampingi Kelompok Tani "Turus Tani" dalam Penanaman Bibit Jagung‎

“Ini jelas bertentangan dengan semangat konstitusi yang menjamin kesehatan rakyat. Jangan sampai aturan BPJS justru menjerat masyarakat kecil,” tegas Ahmin di hadapan massa aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengkritisi terhentinya program Universal Health Coverage (UHC) di Sukabumi sejak 2023 akibat permasalahan tunggakan. Menurutnya, hal itu menunjukkan lemahnya pengelolaan. Ahmin menegaskan, pihaknya siap menggelar aksi lanjutan bahkan membawa isu ini ke jaringan nasional bila tidak ada langkah perbaikan.

Baca Juga :  Colon Pegawai Dengan Perjanjian Kerja PPPK Di Lingkup pemeritahan Kabupaten Sukabumi Ikuti Pembekalan

Lebih jauh, ia menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat, mulai dari penolakan rumah sakit dengan alasan ketiadaan obat, kesulitan pendaftaran anggota baru di desa, hingga kasus peserta aktif yang tetap tidak mendapatkan pelayanan. “Ini bentuk diskriminasi terhadap rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Pupuk Organik Masuk Jurang di Jalur Cikidang, Sopir Alami Luka Serius

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Sawal Sani Tarigan, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan audiensi dengan Diaga Muda. Menurutnya, aturan masa aktivasi 14 hari maupun penonaktifan PBI merupakan kebijakan dari Kementerian Sosial serta dukungan APBD melalui Dinas Sosial.

“Kalau masyarakat benar-benar tidak mampu, bisa mengajukan kembali melalui Dinsos dengan melengkapi persyaratan. Prinsip kami tetap ingin memberikan pelayanan sebaik mungkin,” terang Sawal.

Berita Terkait

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet
‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:19 WIB

‎Arus Balik di Simpang Cikidang Padat Merayap, Kendaraan Bak Terbuka Mendominasi‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:01 WIB

Dua Pedagang Kopi Terpental di duga akibat ban truk lepas di depan Masjid Darul matin

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB