‎Korban Kedua Anak Tenggelam di Sungai Cimandiri Akhirnya Ditemukan 6 Kilometer dari Lokasi Awal‎

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Setelah tiga hari pencarian intensif, tim SAR gabungan bersama warga akhirnya menemukan korban kedua dari peristiwa tenggelamnya dua anak di Sungai Cimandiri, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Korban ditemukan pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 11.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator lapangan tim SAR gabungan menjelaskan, korban ditemukan sekitar 6 kilometer dari lokasi awal kejadian, setelah tim melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting di sepanjang aliran sungai.
‎
‎ “Alhamdulillah, pada hari ini masyarakat bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua yang sebelumnya hilang di Sungai Cimandiri. Proses penemuan sekitar pukul 11.15 WIB, korban terlihat mengambang di tengah sungai,” ujar Kepala Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto di lokasi kejadian

Baca Juga :  Warga Ubrug Geger, Dirman Ditemukan Tergantung di Belakang SDN 1 Sentral

Korban ditemukan dalam posisi terlentang dan tersangkut di bagian bendungan. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
‎
‎“Untuk evakuasi memang sedikit terkendala jarak karena lokasi sungai cukup jauh dari pemukiman. Jadi korban harus diangkat terlebih dahulu ke area yang bisa dijangkau kendaraan,” tambahnya.

‎Diketahui, korban bernama Jidan Ramadhan, merupakan anak sekolah dasar yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, Jidan bersama teman-temannya sedang mandi di sungai usai bermain bola, namun terseret arus deras hingga tenggelam.
‎
‎Tim SAR sebelumnya telah menemukan korban pertama sehari setelah kejadian, sementara korban kedua baru ditemukan hari ini.
‎
‎Sebagai penutup, tim SAR mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai.
‎
‎ “Kami mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka mandi atau bermain di sungai, karena arusnya cukup deras dan sangat berbahaya,” tegas Suryo Adianto.
‎
‎
‎
‎

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Karangtengah Meninggal Usai Terserempet KA Pangrango di Cibadak‎
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:34 WIB

‎Warga Karangtengah Meninggal Usai Terserempet KA Pangrango di Cibadak‎

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Berita Terbaru