JABARINSIDE.COM | Depok — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2025), Sekolah Master (Masjid Terminal) Depok merayakan hari jadinya yang ke-25 dengan penuh semangat dan sukacita. Perayaan ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh keluarga besar Sekolah Master, karena selain memperingati seperempat abad berdirinya, acara ini juga menjadi tonggak awal menuju pembentukan Universitas Master Indonesia.
Acara yang digelar di kompleks Sekolah Master tersebut dihadiri oleh para alumni, guru, staf, dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan — mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga Madrasah. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh peserta yang hadir.
Sekolah Master dikenal sebagai lembaga pendidikan yang berdiri di tengah Kota Depok untuk menampung serta mendidik anak-anak dari kalangan marginal dan kurang mampu. Selama 25 tahun, sekolah ini menjadi rumah bagi ribuan anak jalanan, yatim piatu, dan dhuafa yang ingin menggapai pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Kyai Rohim, selaku pendiri Sekolah Master, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan pendidikan tersebut.
“Saya sangat terharu dan bangga telah menjadi bagian dari perjalanan Sekolah Master. Sekolah ini menampung banyak anak dari berbagai kalangan yang kurang beruntung, membantu mereka meraih impian dan cita-citanya,” ujar Kyai Rohim penuh haru.
Perayaan ulang tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni tari, bela diri, dan penampilan kreatif lainnya dari siswa-siswi Sekolah Master. Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi rencana besar Sekolah Master yang akan bertransformasi menjadi Universitas Master Indonesia.
Langkah ini merupakan upaya untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat marginal agar bisa merasakan bangku kuliah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Target kami jelas, seluruh masyarakat — termasuk yang tidak mampu — harus punya kesempatan mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Kyai Rohim.
Sementara itu, Julianta Sembiring, S.H., pengacara dari LBH Master Indonesia, turut menyampaikan harapannya agar Sekolah Master semakin maju dan berperan luas di dunia pendidikan.
“Sekolah Master kini sudah menuju go international dan tengah memproses akta perubahan untuk pembentukan Perguruan Tinggi Master Indonesia. Kami berharap proses ini berjalan lancar, sehingga lahir sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Dengan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda, perayaan ulang tahun ke-25 Sekolah Master ini menjadi refleksi atas perjuangan panjang dalam mewujudkan pendidikan inklusif bagi semua kalangan.
Yayasan Sekolah Master pun berharap dukungan dari pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar terus memperhatikan anak-anak bangsa di bawah garis kemiskinan, sehingga Sekolah Master dapat terus menjadi lembaga pendidikan berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.















