JABARINSIDE.COM | Indramayu – Seorang dokter di Kabupaten Indramayu menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di depan rumahnya. Peristiwa yang terjadi pada awal pekan ini sontak menggegerkan warga sekitar dan memicu keprihatinan publik terhadap keamanan tenaga medis.
Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, tim kepolisian telah bergerak cepat dan berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
“Kelima pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Motif sementara masih kami dalami,” ujar Kapolres kepada awak media, Selasa (28/10/2025).
Menurut keterangan warga, insiden terjadi di depan rumah korban saat ia baru pulang dari tempat praktik. Tiba-tiba datang beberapa orang yang langsung menyerang tanpa banyak bicara. Korban mengalami luka di bagian wajah dan tangan, dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi menduga kuat pengeroyokan itu berawal dari kesalahpahaman pribadi antara korban dan salah satu pelaku. Namun, penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya motif lain di balik kejadian tersebut.
Peristiwa ini mendapat sorotan luas di media sosial. Banyak warganet dan kalangan tenaga medis mengutuk tindakan kekerasan itu serta meminta pihak berwenang memberikan perlindungan lebih kepada para dokter dan tenaga kesehatan, terutama yang bekerja di daerah.
“Kami berharap aparat bisa menindak tegas pelaku agar ada efek jera,” ujar salah satu rekan korban yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih memeriksa para pelaku dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Polisi juga berencana memanggil sejumlah saksi tambahan untuk memperkuat proses penyelidikan.















