‎Kandang Ayam di Cikembar Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi, 5 November 2025 — Satu unit kandang ayam di Kampung Cipeuncit, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Rabu (5/11/2025) malam. Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan bangunan berukuran 10 x 80 meter dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta.

‎Kebakaran pertama kali dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sukabumi pada pukul 23.30 WIB. Petugas dari Posko VIII Cikembar langsung diterjunkan ke lokasi dan tiba pada pukul 23.50 WIB.

‎“Kami menerima laporan dari P2BK Cikembar, Bapak Dako, sekitar pukul 23.30 WIB. Satu unit mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi,” kata Komandan Regu Posko VIII Cikembar, Yadi Suryadi, dalam laporannya.

‎Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya api yang melalap seluruh bangunan kandang ayam milik Bapak Heri, warga setempat. Pemadaman baru dinyatakan selesai sekitar pukul 03.30 WIB, atau memakan waktu sekitar 4 jam 20 menit.

‎“Petugas sempat kesulitan karena api sudah merembet ke seluruh bagian bangunan. Namun berkat kerja keras tim, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke permukiman warga,” tambah Yadi.

‎Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Air untuk pemadaman diambil dari sumber PDAM Cikembang.

‎Dinas Damkar Sukabumi mencatat, tingkat penanganan kebakaran mencapai 92 persen area terselamatkan, dengan 8 persen bangunan terbakar total. Sebanyak 1 unit mobil pemadam dan 14 personel, terdiri dari pegawai negeri sipil dan tenaga harian lepas, diturunkan untuk menangani kejadian ini.

‎“Seluruh petugas dalam kondisi selamat. Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran,” pungkas Yadi Suryadi.

‎Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area peternakan yang banyak menggunakan peralatan listrik dan bahan mudah terbakar.

Baca Juga : 

Berita Terkait

‎Kapolda Gorontalo Bentuk Tim Investigasi, Selidiki Dugaan Penyebab Banjir di Pohuwato‎
MUDAHKAN MASYARAKAT, PEMKAB SUKABUMI AKAN TERAPKAN LAYANAN NOMOR PANGGILAN DARURAT 112
Serdadu Dan Breeder Koi Show 2026Perkuat Industri Ikan Hias
Pemuda Muslimin Indonesia Jalin Kolaborasi Dengan Dinas Peternakan Untuk Tingkatkan Kesehatan Hewan Ternak
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Camat Sebagai PPATS,Ade Suryaman”Laksanakan Tugas Pembuatan Akta Tanah Dengan Jujur,Teliti,Cepat Dan Transparan”
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:31 WIB

‎Kapolda Gorontalo Bentuk Tim Investigasi, Selidiki Dugaan Penyebab Banjir di Pohuwato‎

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:14 WIB

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:04 WIB

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:26 WIB

Senin, 26 Januari 2026 - 14:07 WIB

MUDAHKAN MASYARAKAT, PEMKAB SUKABUMI AKAN TERAPKAN LAYANAN NOMOR PANGGILAN DARURAT 112

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:55 WIB

Serdadu Dan Breeder Koi Show 2026Perkuat Industri Ikan Hias

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Pemuda Muslimin Indonesia Jalin Kolaborasi Dengan Dinas Peternakan Untuk Tingkatkan Kesehatan Hewan Ternak

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:37 WIB

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Camat Sebagai PPATS,Ade Suryaman”Laksanakan Tugas Pembuatan Akta Tanah Dengan Jujur,Teliti,Cepat Dan Transparan”

Berita Terbaru