JABARINSIDE.COM | Ciemas – Sukabumi.
Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Sukabumi mengakibatkan tanah longsor di Kampung Giri Asih RT 03 RW 04, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan material longsoran menutup akses jalan penghubung antara Tamanjaya–Cigaru. Tim dari BPBD Kabupaten Sukabumi bersama pihak terkait segera melakukan penanganan di lokasi. Dengan bantuan alat berat milik PT Wilton, material longsor berhasil dibersihkan sehingga jalan kembali dapat dilalui kendaraan roda dua.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, melalui laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops–PB), menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil menjadi pemicu utama longsor tersebut.
“Penanganan sudah dilakukan sejak pagi. Saat ini akses jalan sudah kembali terbuka,” ungkap petugas Pusdalops BPBD dalam laporan resminya, Selasa (11/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data cuaca yang diterima dari BMKG, kondisi wilayah Kabupaten Sukabumi pada hari ini dilaporkan berawan dengan hujan ringan, suhu udara sekitar 22°C, kelembaban mencapai 97%, dengan arah angin tenggara berkecepatan sekitar 2 km/jam.
Selain melakukan penanganan di lapangan, BPBD Sukabumi juga terus melakukan pemantauan melalui grup komunikasi P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, serta sistem komunikasi radio di frekuensi 164.365 MHz (link Perbawati).
Pemantauan rawan bencana juga dilakukan melalui aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare milik BNPB, sementara informasi prakiraan cuaca dan gempa bumi diperoleh dari BMKG Wilayah II Tangerang serta sistem Warning Receiver System (WRS) New Gen.
Tim piket Pusdalops yang bertugas hari ini terdiri atas:
Unit Data Informasi (UDI): Ayep Purnama dan Fikri Fahrozi Samirin.
Unit Reaksi Cepat (URC): Agus Setiawan, Rengga Manggala, Saepuloh, dan Enda Suhenda.
Adapun peralatan yang digunakan meliputi satu unit kendaraan roda empat, satu unit chainsaw, dan satu unit alkon/pompa air.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah selatan masih berpotensi hujan sedang hingga lebat.















