JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kondisi rumah milik Mak Emy (66), warga Kampung Tegal Panjang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, memprihatinkan. Hampir seluruh bagian bangunan yang dibuat dari kayu dan bambu terlihat rapuh, bahkan beberapa tiang penyangga rumah tampak miring dan nyaris roboh.
Pantauan di lokasi, kerusakan parah terlihat merata di hampir seluruh bagian rumah. Kondisi tersebut diperparah dengan seringnya cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir.
Menurut Mak Emy, rumah tersebut dibangun sejak tahun 1990-an dan belum pernah mengalami renovasi besar karena keterbatasan ekonomi. Akibatnya, seiring waktu struktur rumah semakin rapuh.
“Beberapa hari yang lalu saat hujan deras, bagian dapur ambruk. Untung saja waktu kejadian tidak ada orang di sana, jadi tidak ada korban,” ujar Mak Emy saat ditemui JabarInside.com pada Jumat (28/11/2025).

Selain itu, setiap hujan deras mengguyur wilayah tersebut, ia mengaku sering terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir rumahnya akan roboh sewaktu-waktu.
“Kalau hujan deras suka takut. Kadang pindah dulu ke rumah saudara, takut ambruk,” tambahnya.
Mak Emy diketahui hidup dengan kondisi ekonomi terbatas. Ia sehari-hari hanya beraktivitas di rumah, sementara anak-anaknya bekerja di luar kota dan hanya sesekali pulang. Keterbatasan biaya membuat keluarga tidak mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri.
Pihak keluarga berharap rumah tersebut dapat masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau program bantuan pemerintah seperti perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kalau bisa dapat bantuan perbaikan, kami sangat bersyukur. Soalnya kerusakannya sudah parah,” tuturnya.
Ia pun berharap pemerintah desa maupun dinas terkait turun langsung melakukan pengecekan agar ada solusi sebelum kondisi semakin membahayakan, terlebih saat musim hujan yang diprediksi masih berlangsung panjang.
Warga sekitar juga berharap pemerintah segera memberikan perhatian agar keselamatan Mak Emy terjamin dan rumah tersebut dapat diperbaiki sebelum benar-benar roboh.















