Cuaca Ekstrem Rusak Dua Jembatan, Kades Tanjungsari Imbau Warga Tetap Waspada

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI — Kepala Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Ilah Hablillah, mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati pasca rusaknya dua jembatan penghubung antara Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh.

Kerusakan tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu malam.
Ilah Hablillah menjelaskan, kerusakan jembatan tersebut berdampak langsung pada terganggunya akses aktivitas warga sehari-hari. Sebagai langkah sementara, Pemerintah Desa Tanjungsari telah menyiapkan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Baca Juga :  ‎Dua Bencana Terjadi di Nagrak, Sukabumi Akibat Cuaca Ekstrem


“Warga dapat menggunakan jalur menuju pabrik SCG dengan izin terbatas, mulai pukul 05.00 hingga 20.00 WIB. Jalur tersebut hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat, seperti keperluan kelahiran, yang dapat digunakan di luar jam tersebut,” ujar Ilah saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (29/12/2025).

Ia juga menegaskan bahwa warga yang melintas diwajibkan menggunakan helm serta mematuhi seluruh aturan keselamatan demi menghindari risiko kecelakaan.


Selain menyiapkan jalur alternatif, Ilah Hablillah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan kerja bakti dan pembersihan saluran air. Menurutnya, upaya tersebut penting guna mengurangi potensi kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem di masa mendatang.

Baca Juga :  ‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎


“Kami terus memantau kondisi jembatan dan mengimbau warga agar tetap waspada. Proses perbaikan jembatan membutuhkan waktu, sehingga kesadaran dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan,” tambahnya.


Lebih lanjut, Pemerintah Desa Tanjungsari telah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kecamatan serta unsur Forkopimcam untuk dilakukan koordinasi lebih lanjut, termasuk terkait perizinan penggunaan jalur alternatif sementara.

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sukabumi
Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Sukabumi
Ini Penyebab Angin Kencang Berhari-hari di Sukabumi
Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Jalur Alternatif Nagrak, Bangunan Usaha dan Kendaraan Rusak
‎Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Infrastruktur Terdampak‎
‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎
Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sukabumi, BPBD Laporkan Kondisi Terkini
BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:06 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sukabumi

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:03 WIB

Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:55 WIB

Ini Penyebab Angin Kencang Berhari-hari di Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:42 WIB

Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Jalur Alternatif Nagrak, Bangunan Usaha dan Kendaraan Rusak

Sabtu, 24 Januari 2026 - 06:55 WIB

‎Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Infrastruktur Terdampak‎

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:11 WIB

‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:33 WIB

Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sukabumi, BPBD Laporkan Kondisi Terkini

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:35 WIB

BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru