SUKABUMI — Kepala Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Ilah Hablillah, mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati pasca rusaknya dua jembatan penghubung antara Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh.
Kerusakan tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu malam.
Ilah Hablillah menjelaskan, kerusakan jembatan tersebut berdampak langsung pada terganggunya akses aktivitas warga sehari-hari. Sebagai langkah sementara, Pemerintah Desa Tanjungsari telah menyiapkan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.
“Warga dapat menggunakan jalur menuju pabrik SCG dengan izin terbatas, mulai pukul 05.00 hingga 20.00 WIB. Jalur tersebut hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat, seperti keperluan kelahiran, yang dapat digunakan di luar jam tersebut,” ujar Ilah saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (29/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa warga yang melintas diwajibkan menggunakan helm serta mematuhi seluruh aturan keselamatan demi menghindari risiko kecelakaan.
Selain menyiapkan jalur alternatif, Ilah Hablillah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan kerja bakti dan pembersihan saluran air. Menurutnya, upaya tersebut penting guna mengurangi potensi kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem di masa mendatang.
“Kami terus memantau kondisi jembatan dan mengimbau warga agar tetap waspada. Proses perbaikan jembatan membutuhkan waktu, sehingga kesadaran dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Tanjungsari telah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kecamatan serta unsur Forkopimcam untuk dilakukan koordinasi lebih lanjut, termasuk terkait perizinan penggunaan jalur alternatif sementara.















