Ini Penyebab Angin Kencang Berhari-hari di Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi selama beberapa hari terakhir terjadi akibat kombinasi beberapa faktor cuaca dan kondisi alam.


Pertama, aktivitas angin monsun masih cukup kuat melintasi wilayah Jawa Barat. Aliran angin dari arah barat hingga barat laut bergerak secara konsisten, sehingga kecepatan angin terasa lebih tinggi dan berlangsung lebih lama dari biasanya.

Baca Juga :  Sebuah Tempat Parkir Armada Transporter di Sindang Jaya Diduga Dijadikan Tempat Pengoplosan Solar


Kedua, terdapat perbedaan tekanan udara antara wilayah daratan dan perairan selatan Pulau Jawa. Adanya tekanan udara rendah di Samudra Hindia menyebabkan massa udara dari daratan tertarik ke arah laut, memicu hembusan angin yang lebih kencang di wilayah Sukabumi.


Ketiga, kondisi atmosfer yang labil membuat pembentukan awan hujan terus terjadi. Meski hujan tidak selalu turun dengan intensitas tinggi, pergerakan udara di lapisan bawah tetap aktif dan memperkuat kecepatan angin, terutama pada siang hingga malam hari.


Selain faktor cuaca, kondisi geografis Sukabumi turut memperbesar dampak angin kencang. Wilayah perbukitan, pegunungan, serta kawasan pesisir membuat aliran angin menjadi lebih cepat dan terasa kuat, khususnya di daerah terbuka dan jalur lalu lintas utama.

Baca Juga :  Sinergi Bersama Tangani Kenakalan Remaja, Polres Sukabumi Diskusi Bersama Forkopimda dan Pihak Terkait


Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan angin kencang tidak hanya terjadi sesaat, tetapi dapat berlangsung selama beberapa hari dan berpotensi menimbulkan gangguan serta kerusakan di sejumlah wilayah.

Berita Terkait

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat
WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT
‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027
‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎
‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎
‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG
‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M
‎Soft Opening Gudang Offo Living Store Sukabumi, Hadirkan Inovasi Bangunan Cepat dan Ramah Teknologi‎
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:31 WIB

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:43 WIB

WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:26 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:57 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:22 WIB

‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:27 WIB

‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:45 WIB

‎Soft Opening Gudang Offo Living Store Sukabumi, Hadirkan Inovasi Bangunan Cepat dan Ramah Teknologi‎

Berita Terbaru