JABARINSIDE.COM | Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi selama beberapa hari terakhir terjadi akibat kombinasi beberapa faktor cuaca dan kondisi alam.
Pertama, aktivitas angin monsun masih cukup kuat melintasi wilayah Jawa Barat. Aliran angin dari arah barat hingga barat laut bergerak secara konsisten, sehingga kecepatan angin terasa lebih tinggi dan berlangsung lebih lama dari biasanya.
Kedua, terdapat perbedaan tekanan udara antara wilayah daratan dan perairan selatan Pulau Jawa. Adanya tekanan udara rendah di Samudra Hindia menyebabkan massa udara dari daratan tertarik ke arah laut, memicu hembusan angin yang lebih kencang di wilayah Sukabumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga, kondisi atmosfer yang labil membuat pembentukan awan hujan terus terjadi. Meski hujan tidak selalu turun dengan intensitas tinggi, pergerakan udara di lapisan bawah tetap aktif dan memperkuat kecepatan angin, terutama pada siang hingga malam hari.
Selain faktor cuaca, kondisi geografis Sukabumi turut memperbesar dampak angin kencang. Wilayah perbukitan, pegunungan, serta kawasan pesisir membuat aliran angin menjadi lebih cepat dan terasa kuat, khususnya di daerah terbuka dan jalur lalu lintas utama.
Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan angin kencang tidak hanya terjadi sesaat, tetapi dapat berlangsung selama beberapa hari dan berpotensi menimbulkan gangguan serta kerusakan di sejumlah wilayah.















