Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Sukabumi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 31 Januari 2026 hingga malam hari.


Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 22.55 WIB, bencana terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gegerbitung, Cidahu, dan Cikidang, dengan jenis kejadian meliputi longsor, banjir, serta cuaca ekstrem.


Di Kecamatan Gegerbitung, tepatnya di Kampung Lembur Sawah RT 017 RW 05, Desa Cijurey, terjadi bencana longsor dan banjir pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir mengakibatkan Bendungan Leuwi Benda tergerus oleh aliran banjir hingga mengalami kerusakan berat atau jebol.

Akibat kejadian ini, area pertanian warga terancam gagal panen.
Sementara itu, di Kecamatan Cidahu, cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda Kampung Babakan Jampang RT 003 RW 009, Desa Jayabakti, pada Sabtu pagi pukul 09.30 WIB.

Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan sempat menghalangi akses jalan warga. Petugas bersama masyarakat setempat bergerak cepat melakukan evakuasi material pohon, sehingga akses jalan kembali normal.

Baca Juga :  ‎Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Jalur Nasional Cikembar Timpa Pengendara


Kejadian banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Cikidang pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah kiriman air dari hulu sungai, menyebabkan banjir di Kampung Cikidang Hilir RW 002 dan RW 003, Desa Cikidang.

Sedikitnya 21 rumah warga terendam air, sehingga menimbulkan kerugian material dan aktivitas warga terganggu.


BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan wilayah melalui jejaring P2BK, media sosial, radio komunikasi, serta aplikasi kebencanaan milik BNPB. Selain itu, peringatan dini cuaca juga terus disebarkan kepada masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  ‎RAKER FKDT CIKEMBAR: KEPALA MADRASAH DORONG PENGUATAN KURIKULUM, CAMAT BERIKAN APRESIASI UNTUK MD BERPRESTASI


Adapun kondisi cuaca saat laporan disampaikan terpantau hujan ringan, dengan suhu udara 23 derajat Celsius, kelembaban 95 persen, serta angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 2 km per jam.


BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor dan banjir, serta segera melaporkan apabila terjadi potensi bencana di lingkungannya.

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru