JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Saepul Rahman, S.Sy., M.H., melaksanakan kegiatan Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 yang dipusatkan di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda Kebon Jeruk (Yaspinda), Kamis (5/2/2026).
Kegiatan reses berlangsung di Kampung Kebon Jeruk RT 02/03, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, pengurus yayasan, pendidik, pengelola MDTA, serta warga sekitar yang antusias menyampaikan aspirasi.
Dalam keterangannya, Saepul Rahman menjelaskan bahwa pelaksanaan reses DPRD Kabupaten Sukabumi tahun ini berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat, di beberapa titik wilayah dapilnya.
“Alhamdulillah, hari ini kami di DPRD Kabupaten Sukabumi sedang melaksanakan reses sejak Rabu, Kamis, hingga Jumat. Tahun ini masa reses hanya tiga hari, dan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, PKB memiliki konsentrasi kuat terhadap isu-isu keagamaan, pendidikan keagamaan, serta kebutuhan dasar masyarakat.
“Beberapa aspirasi utama yang kami terima di antaranya terkait sarana pendidikan keagamaan, madrasah, MDTA, perbaikan jalan lingkungan, serta pengelolaan sampah,” ungkapnya.
Saepul menuturkan, lokasi reses dilakukan di tiga desa, yakni Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak, Desa Sukamaju, serta Desa Bojong Pembang.
Ia menyoroti masih banyaknya madrasah dan MDTA yang kondisi bangunannya belum layak, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Kami menemukan di beberapa wilayah, kondisi madrasah dan MDTA memang belum layak. Masyarakat berharap pemerintah hadir melalui bantuan stimulan atau program pembangunan sarana pendidikan keagamaan,” jelasnya.
Menurutnya, pendidikan keagamaan seperti MDTA dan madrasah diniyah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga harus mendapat perhatian yang setara dengan pendidikan formal.
“MDTA ini pondasi pembentukan akhlak anak-anak. Maka sarana dan prasarana pendidikannya harus kita perjuangkan,” tegasnya.
Selain pendidikan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan serta penanganan pengelolaan sampah, yang saat ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut, lanjut Saepul, akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan program serta penganggaran di DPRD Kabupaten Sukabumi.
“Insya Allah, semua aspirasi ini akan kami kawal dan perjuangkan agar bisa direalisasikan,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung dengan tertib, penuh keakraban, serta diakhiri dengan dialog interaktif bersama warga.















