Dorong Perekonomian Masyarakat, Desa Perbawati Kembangkan Komoditas Pertanian Unggulan

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, terus mengembangkan sektor pertanian yang menjadi unggulan. Terutama fokus terhadap komoditas kopi, padi, sayuran, dan pisang. Keempat komoditas relatif melimpah di desa tersebut.

Kaur Perencanaan Desa Perbawati Asep Amir Hamzah mengatakan, kopi, padi, sayuran, dan pisang menjadi komoditas yang akan dikembangkan. Hal ini seiring dengan sejarah dan potensi yang ada

“Potensi pertanian relatif melimpah di Desa Perbawati. Termasuk pariwisata, apalagi Perbawati merupakan jalur wisata Pondok Halimun. Namun untuk saat ini, kami berfokus terhadap kopi, padi, pisang, dan sayuran terlebih dahulu,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Perbawati, Rabu, 4 Februari 2026.

Dari semua potensi pertanian yang akan dikembangkan tersebut, kopi dan padi telah berjalan. Bahkan pengembangan dua komoditas tersebut telah melibatkan UMKM Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kopi kami bekerjasama dengan UMKM Baru Halimun dan tercipta produk yang dinamai Purbawati. Sementara padi melibatkan Bumdes,” ucapnya.

Kopi Purbawati ini, menurutnya telah diedarkan ke kedai-kedai yang ada di Sukabumi. Di mana, Kopi Purbawati ini berjenis arabika.

“Kami bermain di pengolahan kopi. Jadi kopi dari kebun para petani kami beli dan diolah menjadi biji kopi yang siap dipakai kedai-kedai di Sukabumi. Sejauh ini pasar kami masih lokal, sebab kebutuhan lokal pun relatif tinggi,” ungkapnya

Baca Juga :  Once Mekel Guncang Lapang Sekarwangi, Ribuan Kader dan Warga Sukabumi Larut Bernyanyi

Sementara pemilihan jenis kopi sendiri, menurutnya tanaman arabika relatif banyak di petani Desa Perbawati. Apalagi Desa Perbawati berada di ketinggian 900 MDPL.

“Kopi yang kami olah, sebagian besar hasil dari para petani di Desa Perbawati. Di mana dominasi kopi yang mereka tanam ialah arabika,” bebernya

Sementara padi sendiri, potensinya sangat melimpah. Maka dari itu, BUMDes sedang menggarap untuk pembuatan Beras Desa Perbawati. Hal itu dengan mengemas padi dari petani menjadi beras unggulan Desa Perbawati. Baik beras biasa maupun ketan.

“Kami melalui BUMDes tengah menggarap ini. Proses ini akan berjalan secara bertahap sampai goalnya ialah produk pertanian yang bebas dari pestisida,” ungkapnya.

Baca Juga :  ‎Katar Desa Bojongkerta Pasang PJU Jalan di Kampung Cikomboy RW 15.‎

Maka dari itu, Pemerintah Desa pun turut memberikan penyuluhan kepada para petani. Terutama dalam meminimalkan penggunaan pestisida ke depannya.

“Dalam mewujudkan visi-misi kami, penyuluhan terus dilakukan. Sehingga, keinginan membuat branding beras Perbawati sehat itu dapat segera terwujud,” bebernya.

Termasuk mempertahankan pisang yang pernah Masyhur pada zaman. Di mana pisang Selabintana, terkenal dengan manis dan enak yang luar biasa.

“Kami pun akan mengembangkan itu semua agar produk Desa Perbawati pun semakin dilirik masyarakat luas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah
‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Sabtu, 5 September 2026 - 14:06 WIB

‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎

Berita Terbaru