‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi secara resmi membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Sukabumi, bertempat di Aula Kantor Kemenhaj, Kompleks Asrama Haji Pusbangda’i, Kecamatan Cikembar, Selasa (10/02/2026).

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi H. Dadang Ramdani, Asisten Daerah (Asda) II Boyke Martadinata, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, para pimpinan KBIHU, unsur Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, tokoh ulama, serta puluhan calon jemaah haji.



‎Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi, H. Abdul Manan, mengatakan bahwa manasik haji merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pembekalan kepada calon jemaah haji agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik, benar, dan mandiri.

‎“Hari ini kita membuka bimbingan manasik haji tingkat kecamatan dan kabupaten. Ini adalah kewajiban pemerintah, dan kami dari Kementerian Haji dan Umrah memberikan layanan manasik kepada jemaah yang akan berangkat tahun 2026,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, kegiatan manasik haji terintegrasi ini direncanakan berlangsung sebanyak lima kali pertemuan, terdiri dari empat kali sebelum Ramadan dan satu kali setelah Lebaran.

Baca Juga :  LSM RIB Soroti Anggaran Sebesar Rp,100 Miliar Dinas Kesehatan

“Dengan demikian, para jemaah mendapatkan layanan manasik sebanyak lima kali kegiatan, sehingga diharapkan dapat memahami seluruh rangkaian ibadah haji secara komprehensif,” jelasnya.

‎Terkait kuota haji Kabupaten Sukabumi tahun 2026, Abdul Manan menyebutkan bahwa dari total kuota 173 jemaah, yang telah melunasi dan siap berangkat tahun ini berjumlah 70 orang, termasuk pembimbing ibadah dan petugas haji daerah.

‎“Dari kuota 173, yang siap berangkat tahun ini sebanyak 70 jemaah. Sisanya sekitar 100 orang belum melunasi dengan berbagai alasan, seperti faktor kesehatan, ekonomi, dan kesiapan keluarga,” ungkapnya.

‎Menurutnya, kuota yang tidak terserap akan dikembalikan ke Provinsi Jawa Barat untuk diatur ulang berdasarkan nomor porsi secara provinsi.

‎“Yang tidak terserap akan dikembalikan ke provinsi, kemudian diurut kembali sesuai nomor porsi. Jemaah yang belum melunasi tahun ini otomatis akan menjadi prioritas pada kuota tahun berikutnya,” terangnya.

‎Ia menegaskan, jumlah jemaah yang berangkat tahun ini sudah final dan tidak akan bertambah.

‎“Pelunasan sudah ditutup, sehingga jumlah 70 jemaah ini sudah final dan siap diberangkatkan,” tegasnya.

‎Dalam pelaksanaan manasik, para peserta akan mendapatkan materi dari berbagai narasumber, di antaranya dari Kemenag, Kementerian Haji dan Umrah, para ketua KBIHU, tenaga kesehatan, BPJS Kesehatan, serta tokoh ulama bersertifikat pembimbing haji.

‎Selain bimbingan ibadah, rangkaian kegiatan manasik juga mencakup persiapan vaksinasi meningitis, pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan kepesertaan BPJS Kesehatan.

‎“Vaksinasi dan layanan kesehatan akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan. Kami upayakan agar pelayanan ini memudahkan jemaah,” pungkasnya.

Baca Juga :  ‎Anak dari Keluarga Kurang Mampu Tak Diterima di SMP Negeri 1 Cisolok, Keluarga Pertanyakan Proses Penerimaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Anggaran Dana Desa Tahap Satu di Desa Parakansalak  Wajib di Laporkan 

Berita Terkait

‎Tertibkan PKL di Kawasan Stasiun Cibadak, Petugas Amankan Pedagang yang Gunakan Bahu Jalan
Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi
‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎
Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

‎Tertibkan PKL di Kawasan Stasiun Cibadak, Petugas Amankan Pedagang yang Gunakan Bahu Jalan

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

Bupati Tekankan Integritas ASN dalam Pelantikan 93 Pegawai di Sukabumi

Rabu, 1 April 2026 - 10:39 WIB

‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Berita Terbaru