Stop Geng Motor dan Tawuran, KDM Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah Mulai 2026

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | BANDUNG – Langkah tegas diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa SMA/SMK di Jawa Barat dilarang membawa sepeda motor ke sekolah. Kebijakan ini diperkuat dengan surat pernyataan bermeterai yang wajib ditandatangani pihak sekolah, orang tua, dan siswa.


Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menekan angka kenakalan remaja, termasuk maraknya geng motor dan tawuran pelajar yang belakangan kerap meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Putra Daerah Pelabuanratu Ujang Supriatin" Sebagai Delegasi Konferensi ILO PBB


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa kepemilikan dan penggunaan sepeda motor oleh pelajar sering kali menjadi pemicu perilaku menyimpang. Mulai dari aksi geng motor, tawuran, hingga keluyuran di luar jam belajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Banyak siswa dinilai belum disiplin dalam berlalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, hingga melanggar rambu lalu lintas. Padahal, sebagian dari mereka juga belum memenuhi syarat usia dan kepemilikan surat izin mengemudi (SIM).

Baca Juga :  ‎Rumah Makan Padang di Cibadak Terbakar, Tiga Ledakan Guncang Permukiman‎


“Kebijakan ini bukan semata-mata pelarangan, tetapi bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak harus dibiasakan taat aturan dan bertanggung jawab sejak dini,” ujar perwakilan Disdik Jabar.


Pemprov Jabar juga menilai penggunaan motor oleh pelajar berpotensi menumbuhkan budaya konsumtif, mulai dari biaya bahan bakar hingga perawatan kendaraan yang cukup membebani orang tua.

Baca Juga :  ARWT DPC Kabupaten Cianjur Tegaskan Sinergitas, Siap Dukung Program Bupati Demi Kesejahteraan RT/RW


Sebagai solusi, Disdik Jabar mendorong penguatan sistem transportasi bersama berbasis komunitas sekolah. Selain itu, optimalisasi angkutan umum seperti bus sekolah dan angkot akan ditingkatkan guna memastikan siswa tetap dapat berangkat dan pulang dengan aman.


Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pembenahan karakter generasi muda Jawa Barat. Pemerintah berharap, dengan pembatasan akses kendaraan pribadi, potensi konflik antarpelajar dapat ditekan dan lingkungan sekolah menjadi lebih kondusif.

Sumber: Lembur Pakuwon Channel

Berita Terkait

Tiga Pekan Menanti Kepulangan Jenazah Istri Korban TPPO dari Arab Saudi, Pengemudi Ojol Asal Sukabumi Tak Mampu Tebus Biaya Pemulangan
Ribuan ASN Kemenag Kabupaten Sukabumi Berangkat ke Monas Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT RI ke-81
Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan
Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas
Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik
Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Sukabumi Resmi Beralih, AKBP Benny Cahyadi Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional
Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tiga Pekan Menanti Kepulangan Jenazah Istri Korban TPPO dari Arab Saudi, Pengemudi Ojol Asal Sukabumi Tak Mampu Tebus Biaya Pemulangan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Ribuan ASN Kemenag Kabupaten Sukabumi Berangkat ke Monas Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:52 WIB

Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Sukabumi Resmi Beralih, AKBP Benny Cahyadi Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:41 WIB

Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:10 WIB

Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara

Berita Terbaru