‎Bayi Laki-laki Ditemukan Tergeletak di Kebun Bambu, Kondisi Masih Hidup

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Suasana pagi di Kampung Cipanggulaan RT 04/01, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mendadak berubah menjadi kepanikan setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki yang masih hidup di area kebun bambu, Senin (03/03/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

‎Bayi malang itu ditemukan dalam balutan kantong plastik berwarna hitam. Saat pertama kali diketahui warga, tali pusarnya masih menempel dan tubuhnya terlihat bercak darah, menandakan ia diduga baru saja dilahirkan sebelum ditinggalkan di lokasi yang sepi.


‎Penemuan tersebut berawal ketika Apen (36), seorang buruh harian lepas, melintas di kebun bambu saat hendak berangkat kerja. Ia merasa curiga melihat sebuah bungkusan plastik yang tergeletak tidak biasa di antara rumpun bambu.

‎Karena penasaran, Apen memanggil rekannya, Enjang (38), untuk memastikan isi bungkusan itu. Keduanya terkejut ketika mendapati seorang bayi laki-laki di dalamnya dalam kondisi masih bernapas.

‎Tanpa menunggu lama, mereka segera melapor kepada Ketua RT setempat dan warga sekitar. Bayi tersebut langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Parungkuda untuk mendapatkan penanganan medis karena tali pusarnya belum dipotong.

‎Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, bayi tersebut memiliki panjang sekitar 50 sentimeter dengan berat 2,9 kilogram. Saat ini kondisinya dinyatakan stabil dan dalam perawatan intensif pihak Puskesmas.

‎Meski selamat, identitas serta orang tua bayi itu masih belum diketahui. Peristiwa ini pun memunculkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.

‎Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, memastikan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga :  Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024



‎“Kami sudah mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan tenaga medis. Dugaan sementara bayi ini sengaja ditinggalkan. Penyelidikan akan terus kami dalami,” ujarnya.

‎Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian.

‎“Ini kejadian yang sangat memprihatinkan. Kami berharap ada itikad baik dari pihak yang mengetahui informasi untuk membantu proses pengungkapan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Apresiasi Turnamen Piala Bergilir Kalapas Warungkiara, Dorong Pembinaan Bibit Muda Sepak Bola

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

‎Hingga kini, Polsek Parungkuda masih melakukan pengumpulan bahan keterangan guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP
‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Rabu, 9 September 2026 - 11:03 WIB

‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP

Rabu, 9 September 2026 - 09:39 WIB

‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Berita Terbaru